Tayangan Streaming dan TV Jadi Tantangan Besar LSF

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Selasa, 7 November 2017 10:20
Tayangan Streaming dan TV Jadi Tantangan Besar LSF
LSF mengimbau masyarakat mulai menyadari pentingnya sensor mandiri.

Dream - Ketua Lembaga Sensor Film Indonesia (LSF) Ahmad Yani Basuki berharap publik semakin sadar tentang pentingnya sensor mandiri saat menonton tayangan film maupun televisi. Dengan pola ini, masyarakat mengedepankan penyaringan pada kualifikasi usia yang cocok saat menonton film dan tidak lagi bergantung pada pemotongan adegan.

" Dibalik posisi independensinya kami, LSF, di dalamnya ada tantangan dan tuntutan yang tidak ringan. Kami menyensor tidak cukup di balik meja saja," kata Ahmad di Balai Kartini, Jakarta, Senin 6 November 2017.

Ahmad mengakui LSF menghadapi dua tantangan dalam fungsinya memantau peredaran film yang ada di Indonesia. Pertama, LSF kesulitan memantau orang yang menonton televisi di rumah berdasarkan klasifikasi usianya.

" Kenyataannya di lapangan tidak semua orang memahami, menyadari dan mentaati ini. Karena kita melihat masih ada yang menonton tidak sesuai dengan usianya," ucap dia.

Tantangan kedua, lanjut Ahmad, LSF tidak bisa memantau dan mengklasifikasi film di internet atau streaming berdasarkan usia.

" Film yang disediakan streaming tidak ada klasifikasi usianya, karena tidak masuk dalam LSF," ujar dia.

Untuk itu, dia mengajak masyarakat agar lebih bisa memahani pentingnya menonton film berdasarkan usia.

" Karena dalam penelitian, tidak sesuai menonton film berdasarkan usianya akan memunculkan dampak negatif," kata dia.

(Sah)

Beri Komentar