Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Peyebaran wabah virus di Indonesia masih belum mereda namun sedikit membawa kabar baik pada laporan terbaru pemerintah. Setelah sempat hampir menyentuh level 4.000 pasien baru, kasus yang terdeteksi konfirmasi Covid-19 hari ini (Kamis, 17 September 2020) kembali menurun.
Berdasarkan data pada covid19.go.id per 17 September 2020, kasus baru tercatat sebanyak 3.635 kasus. Jumlah ini menurun relatif banyak dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 3.963 kasus.
Total kasus positif Covid-19 terkonfirmasi di Indonesia sejak Maret 2020 menjadi 232.628 kasus. Sedangkan sebanyak 56.720 orang atau sebanyak 24,4 persen dari kasus terkonfirmasi dinyatakan sebagai kasus aktif.
Penurunan juga terjadi pada data kasus sembuh. Pasien sembuh hari ini tercatat sebanyak 2.585 kasus, lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 3.036 kasus.
Angka pasien sembuh hingga saat ini menjadi 166.686 kasus. Jumlah ini sebanding dengan 71,7 persen dari total kasus positif.
Demikian pula dengan data kematian. Jumlah kasus meninggal pada hari ini tercatat sebanyak 122 kasus, menurun sedikit dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 135 kasus.
Dampaknya, akumulasi angka kematian di Indonesia kini menjadi 9.222 kasus. Tetapi secara persentase menjadi 4,0 persen, turun dibandingkan sebelumnya yaitu 4,1 persen dari kasus terkonfirmasi.
Sementara, kasus suspek masih menunjukkan penambahan. Saat ini ada 103.209 kasus dikategorikan sebagai suspek.
Dream - Sepertinya tak ada upaya lain mencegah penyebaran Covid-19 selain kita benar-benar disiplin menjalani protokol kesehatan baik saat beraktivitas di dalam maupun di luar ruangan. Tindakan ini meski dilakukan mengingat penambahan kasus Covid-19 belum terlihat mereda.
Data resmi terbaru dari pemerintah hari ini, Rabu, 16 September 2020, bahkan menunjukkan penambahan signifikan. Angka kasus baru bergerak naik mendekati level 4.000.
Mengutip laporan terbaru covid19.go.id , kasus baru Covid-19 yang tercatat dalam 24 jam terakhir sudah mencapai 3.963 orang. Data ini merupakan tertinggi sejak Maret atau pertama kali virus Covid-19 hadir di Indonesia serta melampaui rekor kasus baru di bulan-bulan sebelumnya.
Data tersebut menambah jumlah keseluruhan dari kasus positif menjadi 228.993 kasus. Sementara sebanyak 55.792 orang atau 24,4 persen dari kasus terkonfirmasi merupakan kasus aktif dan saat ini menjalani perawatan.
Data kasus sembuh juga mengalami pergerakan naik. Sebanyak 3.036 kasus dinyatakan sembuh dari Covid-19 dalam 24 jam terakhir.
Sehingga, akumulasi kasus sembuh saat ini sebanyak 164.101 pasien. Jumlah tersebut sekitar 71,7 persen dari kasus terkonfirmasi.
Sedangkan kasus kematian turut pula bergerak naik. Sejak kemarin hingga hari ini tercatat 135 kasus kematian baru.
Data itu membuat akumulasi kasus kematian menembus level 9.000, tepatnya 9.100 pasien. Angka ini setara dengan 4,1 persen dari total kasus terkonfirmasi.
Penambahan juga terjadi pada kasus suspek. Sampai saat ini, suspek tercatat sebanyak 100.236 kasus.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya