Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Update Corona 28 Agustus: Kasus Baru Covid-19 Tembus 3.003, Rekor Tertinggi!

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 28 Agustus 2020 17:05
Update Corona 28 Agustus: Kasus Baru Covid-19 Tembus 3.003, Rekor Tertinggi!
Angka kasus positif kini mencapai 165.887 orang.

Dream - Angka kasus baru dalam 24 jam terakhir sudah mencapai rekor harian tertinggi. Jumlah tersebut bahkan terbanyak sejak kasus Covid-19 pertama kali muncul di Indonesia, awal Maret lalu.

Data pada covid19.go.id, Jumat 28 Agustus 2020, pukul 12.00 WIB, jumlah kasus baru yang muncul sejak kemarin hingga hari ini sebanyak 3.003 orang. Jumlah ini merupakan angka tertinggi dan menambah akumulasi pasien positif Covid-19 menjadi 165.887 pasien.

Sebanyak 37.818 orang yang terinfeksi Covid-19 saat ini menjalani perawatan. Jumlah itu sekitar 22,8 persen dari total kasus terkonfirmasi positif.

Pasien sembuh baru tercatat sebanyak 2.325 orang. Total pasien sembuh kini menjadi 120.900 atau 72,9 persen dari akumulasi kasus terkonfirmasi.

Sedangkan pasien meninggal baru tercatat 105 orang. Total angka kematian sebanyak 7.169 orang atau 4,3 persen dari kasus terkonfirmasi.

Sementara, jumlah kasus suspek kini tercatat 77.857 orang.

1 dari 4 halaman

Wow! Negara Ini Bayar Warga yang Isolasi, Meski Tidak Positif Covid-19

Dream –  Isolasi diri menjadi salah satu bentuk pencegahan penularan virus Corona Covid-19 yang masih terjadi di sebagian besar negara di dunia.

Meminimalisir kontak dengan orang lain di luar rumah adalah salah satu upaya baik yang mungkin perlu dibiasakan pada masyarakat.

Untuk menekan angka penularan Covid-19 di Inggris, Menteri kesehatan setempat, Matt Hancock baru saja mengumumkan kebijakan yang menghebohkan.

Pada Kamis lalu (27/08), Hancock memastikan akan melakukan pembayaran bagi siapapun warga yang positif corona Covid-19, ataupun warga yang pernah berkontak dengan pasien di wilayah yang tinggi kasus.

 

2 dari 4 halaman

Bantu Warga yang Tak Bisa Bekerja Karena Covid-19

Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah Inggris diberlakukan dengan latar belakang, kondisi warga yang tidak bisa bekerja atau bahkan kehilangan pekerjaan karena harus mengisolasi diri.

“ Masyarakat Inggris telah banyak berkorban untuk membantu memperlambat penyebaran virus corona Covid-19,”ujar Menteri Kesehatan Matt Hancock.

Dengan melakukan isolasi setelah dinyatakan positif Covid-19, atau pernah berkontak dengan pasien menjadi cara terbaik untuk memantau penyebaran virus lokal.

“ Skema pembayaran ini akan membantu warga yang berpendapatan rendah dan yang tidak dapat bekerja dari rumah bisa tetap bertahan ditengah pandemi,” tambah Hancock.

 

3 dari 4 halaman

Mulai Berlaku Selasa Depan

Update Corona 26 Agustus: Merangkak Naik, Kasus Positif Covid-19 160.165

Pembayaran akan dilakukan mulai Selasa (1/9) kepada warga yang dinyatakan positif dan mereka yang berada di beberapa area berisiko tinggi tertular Covid-19.

Kebijakan ini dilakukan untuk tetap memberi penghasilan kepada para pasien berpenghasilan rendah, yang harus mengisolasi diri dan tidak dapat bekerja dari rumah. 

Menurut Hancock, skema ini akan diujicoba terlebih dahulu di beberapa daerah barat laut Inggris, termasuk Blackburn, Darwen, Pendle dan Oldham.

 

 

4 dari 4 halaman

Begini Syaratnya

Warga yang memenuhi syarat dan dinyatakan positif akan menerima Rp 2,5 juta rupiah untuk periode isolasi diri selama 10 hari.

Bagi anggota keluarga yang serumah dengan pasien, namun dinyatakan negatif juga akan diwajibkan,, untuk mengisolasi diri selama 14 hari dan berhak mendapat Rp 3,5 juta rupiah.

Selain itu, mereka yang juga pernah kontak dengan pasien Covid-19 akan disarankan untuk mengisolasi diri melalui NHS Test and Trace. Warga kategori ini juga berhak mendapatkan uang setara dengan anggota keluarga yang mengisolasi diri.

Terkait waktu pembayaran, pemerintah setempat menjanjikan pencairan dana bantuan dalam waktu 48 jam setelah seluruh bukti dan syarat terpenuhi. 

 

(Sumber: Mirror)

Beri Komentar