CONNECT WITH US!

Hukum Makmum Ikuti Ucapan Doa Bangkit dari Rukuk?

Reporter : Ahmad Baiquni | Senin, 9 Oktober 2017 20:02
Rukuk (foto: Shutterstock.com)
Harus dibaca atau cukup dilanjutkan dengan lafal rabbanaa lakal hamdu?

Dream - Sholat terdiri dari sejumlah rukun yang harus dilalui. Rukun tersebut di antaranya seperti niat, takbiratul ikhram, rukuk, i'tidal, sujud dan duduk tasyahud akhir dan salam.

Tetapi, ada salah satu hal yang masih menimbulkan pertanyaan di kalangan umat Islam, yaitu lafal samiallahu liman hamidah, saat peralihan dari rukuk ke i'tidal.

Lafal tersebut diucapkan oleh imam. Makmum yang mendengarnya lalu berdiri tegak setelah rukuk, mengikuti gerakan imam.

Apakah seorang makmum harus juga membaca lafal tersebut atau cukup melanjutkan dengan lafal rabbanaa lakal hamdu?

Dikutip dari laman rumaysho, pengucapan lafal ini didasarkan pada hadis riwayat Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah ra dan Anas bin Malik ra, dari Rasulullah Muhammad SAW.

" Jika imam bangkit dari ruku’, maka bangkitlah. Jika ia mengucapkan ‘sami’allahu liman hamidah (artinya: Allah mendengar pujian dari orang yang memuji-Nya)', ucapkanlah ‘robbana wa lakal hamdu (artinya: Wahai Rabb kami, bagi-Mu segala puji)'."

Imam An Nawawi membahas persoalan ini dalam kitabnya Al Majmu' Syarh Al Muhadzdzab. Dalam kitab tersebut, Imam An Nawawi, ulama mazhab Syafi'i, berpendapat,

" Ucapkanlah 'rabbana lakal hamdu' di mana kalian sudah tahu bahwa tetap mengucapkan 'sami'allahu liman hamidah" . Yang disebut dalam hadis hanyalah " rabbana lakal hamdu" (bagi makmum) karena bacaan " sami'allahu liman hamidah" dijaherkan (dikeraskan) sehingga makmum mendengar. Sedangkan bacaan " rabbanaa lakal hamdu" tidak dikeraskan atau dibaca sirr (lirih). Mereka pun sudah tahu akan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, sholatlah sebagaimana kalian melihatku shalat. Kaedah asalnya, perbuatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam boleh diikuti."

Selengkapnya...

Ayah Sule Meninggal - Celine Evangelista Lahiran