Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Vaksin Efektif Kendalikan Pandemi, Tapi Butuh Waktu

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 30 November 2020 19:00
Vaksin Efektif Kendalikan Pandemi, Tapi Butuh Waktu
Butuh proses panjang agar vaksin dapat bekerja maksimal.

Dream - Vaksin memegang peranan sangat penting dalam penanganan pandemi Covid-19. Vaksin dapat mengendalikan perkembangan pandemi.

" Vaksin bisa mengendalikan pandemi tapi itu butuh waktu, butuh proses," ujar Vaksinolog, dr Dirga Sakti Rambe, dalam diskusi bertajuk 'Setelah Vaksin Datang, Apa yang Perlu Disiapkan?', disiarkan channel YouTube FMB9ID_IKP.

Dirga mengatakan, pengembangan vaksin membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun demikian, kehadiran vaksin sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti sekarang.

Tak hanya penyiapan, Dirga juga menyinggung distribusi vaksin yang harus dilakukan secara hati-hati. Menurut dia, distribusi vaksin di Indonesia tidaklah mudah mengingat wilayah yang sebagian besar adalah kepulauan dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 260 juta.

" Oleh karena itu, sambil menunggu vaksin yang ada sekarang dan sekalipun nanti vaksinnya ada, kita harus terus menerapkan protokol pencegahan 3M," kata Dirga.

1 dari 2 halaman

Indonesia Cukup Siap

Meski begitu, Dirga menyatakan Indonesia punya pengalaman memadai dalam distribusi vaksin. Ini karena infrastruktur distribusi yang ada di Indonesia cukup memadai untuk mengantarkan vaksin hingga ke pelosok.

" Jangan khawatir, kita sudah berpengalaman. Kita sudah siap," kata dia.

Pengalaman Indonesia dalam memproduksi, distribusi, hingga implementasi vaksin cukup mumpuni. Ditambah, sistem rantai dingin (cold chain) sudah terbangun dengan baik di dalam negeri.

" 97 persen sistem rantai dingin ini berjalan dengan baik, jadi tidak perlu khawatir. Mulai dari pabrik sampai yang menerima di puskesma, misalnya di Aceh atau Papua, itu semua sudah siap," kata dia.

 

2 dari 2 halaman

SDM Memadai

Saat ini, Indonesia memiliki 23 ribu vaksinator yang telah terlatih. 7.000 di antaranya bahkan telah mendapatkan pelatihan khusus.

Tak hanya itu, terdapat 440 ribu tenaga kesehatan yang mendukung pelaksanaan vaksinasi. Mereka terdiri dari dokter umum, dokter spesialis, perawat, hingga bidan.

Lebih lanjut, Dirga yakin seluruh masyarakat dari berbagai lapisan siap bergotong royong menyukseskan program vaksinasi.

" Pada prinsipnya, kita ingin semua terlibat supaya vaksin ini bisa dimanfaatkan seluas-luasnya oleh masyarakat," ucap Dirga.


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar