Pria 130 Tahun di Malaysia Meninggal Akibat Covid-19, Manusia Tertua di Dunia?

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 30 November 2020 15:01
Pria 130 Tahun di Malaysia Meninggal Akibat Covid-19, Manusia Tertua di Dunia?
Talib Omar akan menjadi pria tertua yang pernah hidup berdasarkan catatan resmi dunia.

Dream - Seorang pria tua berkewarganegaraan asing yang tinggal di Sabah, Malaysia, tercatat sebagai orang ke-35.037 terpapar Covid-19. Dia menjadi pasien Covid-19 ke-352 yang meninggal dunia.

Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Tan Sri Dr Noor Hisham mengatakan, pria itu diketahui tidak memiliki dokumen identitas resmi. Sehingga, pemerintah hanya memiliki informasi terbatas. Termasuk usia si pasien.

Ia mengatakan, latar belakang dan detail tentang almarhum hanya diperoleh dari keluarganya dan pihak berwenang setempat.

Namun, jika usia yang dilaporkan benar, pria yang diketahui bernama Talib Omar, akan menjadi pria tertua yang pernah hidup berdasarkan catatan resmi dunia sejauh ini. 

Karena menurut kesaksian keluarga, pasien itu berusia 130 tahun. Sementara saat ini, manusia tertua di dunia yang berasal dari Jepang, Kane Tanaka, pada Januari 2020 merayakan usianya yang ke-117 tahun.

1 dari 3 halaman

Jadi Pria Tertua

Pria berusia 130 tahun itu termasuk dari empat kematian yang dilaporkan Malaysia pada 28 November 2020 akibat terpapar Covid-19. Kematian Talib Omar dikonfirmasi oleh Rumah Sakit Tuaran, Malaysia.

Thalib Omar© World of Buzz

Setelah tersebar, banyak yang bertanya-tanya tentang usia pria tersebut. Jika benar, Talib Omar akan menjadi pria tertua yang pernah hidup.

Menurut Guinness Book of Record, orang tertua yang pernah hidup berdasarkan catatan resmi yakni Jeanne Louise Calmet asal Arles, Prancis. Ia lahir pada 21 Februari 1875 dan meninggal di usia 122 tahun pada 4 Agustus 1997.

2 dari 3 halaman

Pengakuan Keluarga

Sementara itu, putra Talib Omar, Kimri Thalib, berusia 49 tahun mengaku, ayahnya memang berusia 130 tahun berdasarkan dokumen yang dimilikinya.

Kimri Thalib© World of Buzz

" Benar, ayah saya berumur 130 tahun berdasarkan dokumen yan ia miliki. Saat itu, ayah masih sehat dan sempat mengunjungi saya di Kota Kinabalu, syawal kemarin," ujar Kimri dikutip dari World of Buzz, Senin 30 November 2020.

" Almarhum tidak menunjukkan adanya gejala Covid-19. Pada hari ia meninggal, saya masih membantunya duduk dan meminum susu. Tak lama setelahnya, ia meninggal dunia dalam kondisi duduk," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Lakukan Penguncian Wilayah

Kimri mengatakan, kematian ayahnya langsung segera ia laporkan ke polisi setempat dan sang ayah langsung di tes usap.

" Kami memberi tahu polisi tentang kematian ayah dan langsung dilakukan tes usap. Kami baru tahu bahwa ia terinfeksi Covid-19," ujar Kimri.

Dengan kematian Talib Omar akibat Covid-19, pihak berwenang melakukan penguncian di wilayah Taman Telipok Ria tempat dirinya tinggal. Wilayah itu diketahui dihuni sekitar 18.00 warga.

 

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar