Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19 (Foto: Liputan6.com)
Dream - Kabar tentang pemerintah Afrika Selatan (Afsel) menjual vaksin AstraZeneca dan menggantinya dengan produk lain ternyata bukan isapan jempol. Kementerian Kesehatan Afsel menegaskan telah menyelesaikan proses penjualan vaksin buatan Eropa tersebut.
Afsel memutuskan mengganti penggunaan vaksin AsttraZeneca karena dianggap kurang memberikan perlindungan pada infeksi virus Covid-19 tingkat sedang dan moderat yang melanda negaranya.
Dilansir dari reuters.com, Selasa 23 Maret 2021, proses penjualan telah dilakukan sejak pekan lalu. Kemenkes Asfsel menegaskan pembeli vaksin AstraZeneca mereka bukan berasal dari anggota Uni Afrika (UA).
Menurut pernyataannya, tak dijelaskan berapa harga penjualan vaksin tersebut maupun negara mana saja yang membeli. Kemenkes berkata, penjualan dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Izin distribusi juga telah dikeluarkan oleh masing-masing negara penerima.
Dengan menjual vaksin AstraZeneca ke negara Uni Eropa lain, ternyata pemerintah Afrika Selatan telah menyetop penggunaan vaksin tersebut sejak Februari 2021.
Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan, vaksin itu dianggap kurang ampuh melawan varian baru. Padahal, Afsel sendiri telah mendapat 1 juta dosis vaksin hasil produksi Serum Institute dari India.
Kementerian menyatakaan telah bekerja selama beberapa pekan terakhir untuk memastikan semua anggota negara Uni Afrika yang akan menerima vaksin dari tim vasinasi AU untuk memastikan telah mendapat persetujuan, izin, dan lisensi untuk penggunannya.
" Batch pertama vaksin yang sedang dikirim akan menguntungkan sembilan negara anggota dan dananya akan diambil pada pekan ini untuk pengiriman ke lima negara anggota lain," ujar pernyataan Kementerian Kesehatan Afrika Selatan, dikutip Reuters, Selasa 23 Maret 2021.
Setelah memutuskan membatalkan penggunaan Astra Zeneca, Asel kini bekerja sama dengan tim dari Johnson & Johon untuk meneliti vaksin yang akan digunakan. Rencananya Afsel akan ingin melakukan vaksinasi kepada 40 juta orag demi membentuk herd immunity.
Sumber: reuters.com
Dream - Presiden Joko Widodo menyatakan vaksin Covid-19 AstraZeneca akan digunakan untuk vaksinasi di pesantren-pesantren Jawa Timur. Jokowi pun memerintahkan agar vaksin AstraZeneca segera didistribusikan.
" Segera akan digunakan di pondok pesantren-pondok pesantren yang ada di Jawa Timur," ujar Jokowi usai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Sidoarjo, disiarkan Channel YouTube Sekretariat Presiden, Senin 22 Maret 2021.
Jokowi menyatakan sudah bertemu dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan sejumlah ulama Jatim untuk membicarakan penggunaan vaksin AstraZeneca. Menurut Jokowi, para ulama menyatakan Jatim siap diberi vaksin AstraZeneca.
" Saya kira ini juga patut kita apresiasi," kata Jokowi.
Jokowi juga telah memerintahkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk segera mendistribusikan vaksin AstraZeneca. Tidak hanya untuk Jatim namun juga provinsi lain.
Jokowi hadir di Sidoarjo untuk meninjau proses vaksinasi Covid-19. Dia ingin memastikan masyarakat antusias dalam mengikuti program vaksinasi Covid-19 nasional.
" Saya juga ingin memastikan kesiapan baik dari kabupaten, rumah sakit, maupun puskesmas yang ada sehingga kita harapkan ke depan vaksinasi nasional ini, semuanya berjalan baik dan lancar," ucap Jokowi.
Vaksinasi di Sidoarjo berlangsung di Pendopo Delta Wibawa. Hadir mendampingi Jokowi yaitu Menkes Budi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua MUI Jatim KH Hasan Mutawakkil Alallah, serta Plh Bupati Sidoarjo Achmad Zaini.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan