Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengakui adanya bukti penularan virus corona lewat udara yang tertulis dalam sejumlah hasil riset. WHO juga mengeluarkan pedoman baru penularan Covid-19 yang disusun berdasarkan bukti tersebut.
Dalam pedoman baru tersebut, WHI menyatakan penyebaran wabah berkaitan dengan kerumunan di dalam ruangan tertutup yang diprediksi ada transmisi aerosol. Seperti ketika paduan suara, aktivitas restoran, atau ruang kebugaran.
Namun demikian, WHO tidak menyatakan secara tegas virus corona dapat menyebar melalui udara. Diperlukan lebih banyak penelitian dengan hasil signifikan untuk menetapkan wabah virus tersebut bisa menular lewat udara.
Setelah meninjau sejumlah bukti, WHO berkesimpulan virus corona menyebar melalui kontak dengan permukaan yang terkontaminasi atau kontak dekat dengan orang yang terinfeksi. Virus menular dari pasien ke orang lain melalui air liur, sekresi pernapasan, atau tetesan cairan yang keluar dari mulut atau hidup orang positif Covid-19 lewat batuk, bersin, ataupun berbicara.
Pedoman baru tersebut mengharuskan orang untuk menghindari keramaian dan memastikan ventilasi udara dalam ruangan berjalan baik. Selain itu, menjaga jarak fisik dan memakai masker apabila jaga jarak tidak memungkinkan.
Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Amerika Serikat, Anthony Fauci, menyatakan belum ada bukti kuat mengenai transmisi aerosol dari SARS-CoV-2. Tetapi, dia mengakui argumen yang menyatakan virus corona bisa menular lewat udara cukup masuk akal.
" Bukti sejauh ini adalah hal mendasar mengapa kita sekarang begitu berniat mendorong orang, terutama orang tanpa gejala, untuk memakai masker, untuk dapat melihat apakah kita dapat mengurangi itu," kata Fauci.
Sejauh ini, hanya sedikit penyakit yang diyakini bisa menyebar lewat transmisi aerosol atau udara. Beberapa di antaranya campak dan tuberculosis, dua patogen yang sangat menular dan bisa berlama-lama melayang di udara serta butuh pencegahan ekstrem.
Sumber: Live Science
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya