Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
© MEN
Dream – Harapan mengenai ketersediaan vaksin virus corona mulai menunjukkan titik terang. Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan bahwa vaksin segera tersedia pada akhir tahun ini.
" Saat ini dunia membutuhkan vaksin untuk menangani pandemi. Ada harapan bahwa vaksin akan siap akhir tahun ini," ujar Ghebreyesus.
Klaim Ghebreyesus mengenai kesediaan vaksin menjadi angin segar bagi seluruh dunia. Namun WHO belum menjelaskan secara rinci vaksin jenis apa yang nantinya akan disiapkan di akhir tahun.

Jika dilihat dari perkembangannya, setidaknya kini ada 9 vaksin eksperimental yang sudah disiapkan WHO untuk vaksin global COVAX. Rencananya WHO akan mendistribusikan 2 miliar dosis vaksin pada akhir tahun 2021 mendatang.
Menurut Profesor Adam Finn dari University of Bristol, kesediaan vaksin berpotensi mengakhiri pandemi secara langsung. Namun di awal, vaksin akan didahulukan bagi kelompok usia rentan.
“ Vaksin harus didahulukan untuk orang tua, dan kelompok pekerja rentan, seperti tenaga medis,”ujar Profesor Finn, yang juga anggota Joint Committee on Vaccination and Immunisation (JCVI).
Menuruti anjuran JCVI, Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock juga akan melakukan tindakan serupa.
Klaim Hancock kembali dipertegas oleh Ketua Satgas Vaksin Inggris, Kate Bingham. Dirinya menjelaskan bahwa vaksin massal tidak diperuntukkan bagi seluruh populasi penduduk Inggris.
" Vaksin tersedia khusus untuk pasien dewasa di atas usia 50 tahun, para tenaga medis dan staf pelayanan yang rentan terpapar COVID-19,”tegasnya.
Sumber Mirror
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?

Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya

Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?