Bus Haryanto Wajibkan Sopir Berhenti Saat Waktu Salat

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 13 Maret 2015 18:31
Bus Haryanto Wajibkan Sopir Berhenti Saat Waktu Salat
Jika tidak memberi kesempatan penumpang dan melaksanakan salat 5 waktu, terutama salat subuh. Sopir dan crew tidak mendapatkan gaji.

Dream - Perusahaan otobus (PO) Haryanto sempat menjadi buah bibir netizen lantaran punya peraturan unik. Mewajibkan sopirnya memberi kesempatan para penumpangnya menunaikan ibadah salat.

Selama ini mungkin masih banyak bus-bus malam jarang memberikan kesempatan bagi penumpang muslim untuk melaksanakan salat subuh, karena mengejar target cepat sampai tujuan.

Biasanya hanya berhenti di tempat peristirahatan saat tengah malam untuk makan dan beristirahat sejenak.

Namun Haji Haryanto, pemilik P.O. Haryanto mempunyai peraturan dan kebijakan yaitu mewajibkan para pengemudinya untuk memberikan kesempatan pada penumpang untuk melaksanakan salat 5 waktu terutama salat shubuh.

" Semua crew bus PO. Haryanto wajib memberi kesempatan penumpang dan melaksanakan salat 5 waktu, terutama salat subuh. Bagi yang melanggar, 1 crew tidak mendapatkan gaji untuk 1 PP," tulis banner pengumuman yang disampaikan H. Haryanto di garasi bus miliknya.

Salah seorang user twitter, @yuniarto8686 mengunggah foto itu banner peraturan dari PO tersebut. Ia kemudian memention Ustadz Yusuf Mansyur; @Yusuf_Mansur bisnis kaya gini kira-kirab bakal rugi nggak?

Sang ustaz langsung merespons. Kata dia, mengutamakan salat berarti mengutamakan Allah. Netizen juga ramai memberikan komentar positif dari kebijakan PO Haryanto.

Diketahui, tak cuma mewajibkan seluruh crew-nya salat, H. Haryanto juga secara rutin memberangkatkan sopir-sopirnya menunaikan haji ke Tanah Suci.

Tradisi memberangkatkan karyawannya terus dilakukan hingga sekarang. Bagi karyawan yang taat dan tekun beribadah, Haryanto tak segan-segan membagi tiket beribadah haji. (Ism) 

Beri Komentar