Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Jagat maya sempat dihebohkan dengan remaja putri bernama Karina Novilda atau yang akrab disapa 'Awkarin'. Gaya hidupnya mendapat cibiran dari banyak pengguna media sosial.
Namun, cibiran itu justru membuat Awkarin bertambah tenar di kalangan remaja dan peselancar dunia maya. Awkarin bahkan kerap diundang menjadi narasumber di beberapa acara. Lihat saja akun Instagram miliknya, hingga kini sudah diikuti oleh dari 700 ribu akun followers.
Terkait fenomena itu, banyak netizen meminta pendapat dari putri Ustaz Yusuf Mansur, Wirda Salamah Ulya. "Wir kok gue iba ya, sekarang semakin banyak anak muda yang 'mengidolakan' vloggers yang di dalam video nya banyak konten and many sexual words, well i know some of the ofc were just kidding. But i think banyak yang lebih 'pantas diidolakan saja sih. wdyt wir?," tutur akun Vannisa, Kamis 4 Agustus 2016.
![]()
Dan Wirda pun merespons pertanyaan itu. Dia menulis pendapatnya, "kan sudah bilang, justru yang seperti itu yang laku dan diterima. Yang 'bener' malah dijauhi, dimusuhi. Yang 'salah' malah dikejar, disukai, bahkan dibela. Yaaaa.. Gapapa sih. Namanya juga remaja, yakan? Masih labil, yaelah apasih kita tuh masih kecil. Blm bisa bedain mana yang baik mana yang tidak, tapi Kalau dibilangin kaya gini, ntar mereka suka tersinggung sih. Jadi serba salah," tuturnya di akun ask.fm miliknya.
Wirda pun membuat video di akun YouTube tentang 'Harapan Untuk Remaja Indonesia'. "Bukan berarti langsung ngejudge parah nih orang, kita enggak pernah tahu dibaliknya orang itu. Jangan gampang menilai orang," ujarnya.

Meski begitu Wirda mengakui ikut sedih dan prihatin dengan gaya hidup dan kelakuan anak remaja sekarang. "Ada yang salah sama remaja kita. kita enggak bisa selamanya diam aja, kalau kalian peduli harus berbuat sesuatu. Berharap dan bantu sedikit apa yang dibisa. Semoga enggak ada lagi remaja yang tersesat. Sedih banget sih. Paling cuma bisa bantu doa, prihatin dengan perubahannya. Gaul boleh saja tapi tahu batasannya," tuturnya.
Wirda juga menitipkan pesan untuk remaja agar tidak salah dalam mengidolakan sesuatu. "Siapa yang pantas dijadikan pedoman dan bukan sudah harus tahu. Katanya sudah dewasa padahal No. Kalau bisa jaga hati kalian semua," pungkasnya.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

16 Tim Futsal Pelajar Siap Berlaga di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Ini Daftarnya