Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kharisma Arya, Anak Pemulung Yang Kini Berpangkat Brigadir (Facebook/Divisi Humas Polri)
Dream - Kebahagiaan bisa diterima menjadi bintara polisi dirasakan sebagian anak muda Indonesia. Tidak terkecuali Kharisma Arya Gus Saputra.
Kharisma memang sudah lama bermimpi menjadi polisi. Mimpi itu hampir saja pupus lantaran maraknya kabar beredar menyebut seleksi bintara butuh biaya besar.
Nyatanya, Kharisma tetap bisa lolos sebagai bintara. Padahal, dia hanyalah anak pemulung.
" Dalam kesehariannya KA (Kharisma Arya) membantu pekerjaan orangtuanya sebagai pemulung disebabkan kondisi kesehatan orangtuanya yang semakin menurun dan tidak memungkinkan bekerja terlalu lelah," tulis admin akun Facebook Divisi Humas Polri, dikutip Dream pada Selasa, 8 Agustus 2017.
© Dream
Rupanya, pemuda kelahiran Pangkal Pinang, 28 Mei 1999 itu punya niat sekeras baja untuk menjadi polisi. Ikhtiar kerasnya menuntut ilmu mengantarkan Kharisma menjadi salah satu bintara polisi di tahun ini.
Kemampuan Kharisma tampak terus meningkat sepanjang menjalani seleksi tahap demi tahap. Padahal, masing-masing tahap punya tingkat kesulitan yang semakin meninggi.
" Terlahir sebagai orang yang kurang mampu tidak menjadi penghalang baginya untuk berprestasi dan menggapai cita-citanya menjadi seorang polisi," tulis admin.
© Dream
Dikutip dari Tribratanews, Kharisma merupakan lulusan SMAN 2 Kota Pangkal Pinang tahun 2017. Sebelum lulus, pemuda ini telah mendaftar seleksi anggota Polri Jalur Brigadir Tahun Angkatan 2017.
Usai dinyatakan lolos seleksi, Kharisma harus menempuh Pendidikan Pembentukan Brigade Polri selama 7 bulan di Sekolah Polisi Negara Lubuk Bunter Polda Kepulauan Bangka Belitung.
© Dream
Begitu mendapatkan informasi soal kelulusannya, Kharisma langsung memeluk kedua orangtuanya. Tak lupa, dia sampai mencium kaki ibunya sebagai wujud bakti seorang anak.
Sang ayah, Agus Sukamto, mengaku bangga dengan prestasi yang ditorehkan Kharisma. Dia tidak menyangka putranya akan lolos seleksi.
" Dia sebagai seorang pemulung yang tidak punya apa-apa, Tidurpun beralaskan tikar. Alhamdulillah, Allah SWT meridhai usaha anak saya untuk menjadi anggota Polri dan mengabulkan doa kami selaku orang tuanya," kata Agus.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya