Meski Berusia Lanjut, Guru Maman Tak Ingin Berhenti Mengajar

Reporter : Amrikh Palupi
Senin, 18 Mei 2015 16:15
Meski Berusia Lanjut, Guru Maman Tak Ingin Berhenti Mengajar
Bagi Maman, pensiun dan berdiam diri di rumah dekat dengan penyakit.

Dream - Maman Supratman, 75 tahun, sudah 38 tahun menjadi guru honorer. Pengabdiannya sebagai guru layak diacungi jempol.

Kebanyakan orang di usia tersebut telah pensiun dan menghabiskan masa tuanya di rumah. Hal itu tidak berlaku bagi Maman. Ia memutuskan tetap mengajar dan tidak ingin pensiun.

" Kalau pensiun ya ingin. Tapi melihat orang-orang yang pensiun akhirnya dekat dengan penyakit," ujar Maman ketika berbincang dengan Dream.co.id, akhir pekan lalu.

Maman mengatakan ada manfaat tersendiri yang dia rasakan dengan terus mengajar. Manfaat tersebut antara lain fisik yang masih kuat dan ingatan yang tidak mudah lupa.

" Sekarang dengan mengajar, ingatan saya masih kuat, masih bisa jalan kesana-kemari dan naik motor juga masih kuat," ungkap dia.

Tidak hanya itu, ada alasan lain yang mendorong Maman untuk tidak berhenti mengajar. Pendidikan merupakan dunia yang sudah lama dia cintai.

" Selama saya masih mampu menularkan ilmu yang saya miliki. Walaupun hanya seni, sebisanya saya mengajarkan dan anak didik saya menerimanya," kata dia.

Selain itu, Maman mengaku tidak pernah ketinggalan perkembangan teknologi. Dia mengatakan buah mengajar membuatnya akrab dengan penggunaan teknologi.

" Saya perkembangan sekarang juga selalu mengikuti, kayak penggunaan teknologi sekarang kayak laptop saya juga ikuti," tutur dia.

Lebih lanjut, Maman bersyukur masih memiliki fisik yang mampu untuk mengajar. Sehingga, bagi dia, mengajar merupakan salah satu bentuk syukur baginya atas nikmat dari Allah SWT yang diterimanya.

" Kecintaan saya dengan pendidikan, pengabdian saya. Selain itu, juga dengan saya mengajar anak-anak selalu bisa bergembira, daripada berdiam diri di rumah. Allah sudah memberikan seperti ini dan sudah takdir Allah, ya saya terima," ungkap dia.

Beri Komentar