Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Guru Maman (kiri) Bersama Rekan Seprofesi (Dream.co.id/Amrikh Palupi)
Dream - Maman Supratman, 75 tahun, sudah 38 tahun menjadi guru honorer. Pengabdiannya sebagai guru layak diacungi jempol.
Kebanyakan orang di usia tersebut telah pensiun dan menghabiskan masa tuanya di rumah. Hal itu tidak berlaku bagi Maman. Ia memutuskan tetap mengajar dan tidak ingin pensiun.
"Kalau pensiun ya ingin. Tapi melihat orang-orang yang pensiun akhirnya dekat dengan penyakit," ujar Maman ketika berbincang dengan Dream.co.id, akhir pekan lalu.
Maman mengatakan ada manfaat tersendiri yang dia rasakan dengan terus mengajar. Manfaat tersebut antara lain fisik yang masih kuat dan ingatan yang tidak mudah lupa.
"Sekarang dengan mengajar, ingatan saya masih kuat, masih bisa jalan kesana-kemari dan naik motor juga masih kuat," ungkap dia.
Tidak hanya itu, ada alasan lain yang mendorong Maman untuk tidak berhenti mengajar. Pendidikan merupakan dunia yang sudah lama dia cintai.
"Selama saya masih mampu menularkan ilmu yang saya miliki. Walaupun hanya seni, sebisanya saya mengajarkan dan anak didik saya menerimanya," kata dia.
Selain itu, Maman mengaku tidak pernah ketinggalan perkembangan teknologi. Dia mengatakan buah mengajar membuatnya akrab dengan penggunaan teknologi.
"Saya perkembangan sekarang juga selalu mengikuti, kayak penggunaan teknologi sekarang kayak laptop saya juga ikuti," tutur dia.
Lebih lanjut, Maman bersyukur masih memiliki fisik yang mampu untuk mengajar. Sehingga, bagi dia, mengajar merupakan salah satu bentuk syukur baginya atas nikmat dari Allah SWT yang diterimanya.
"Kecintaan saya dengan pendidikan, pengabdian saya. Selain itu, juga dengan saya mengajar anak-anak selalu bisa bergembira, daripada berdiam diri di rumah. Allah sudah memberikan seperti ini dan sudah takdir Allah, ya saya terima," ungkap dia.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Sudah Makan tetapi Masih Lapar? Ini 7 Penyebab yang Perlu Anda Ketahui


Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains