Guru Maman (kiri) Bersama Rekan Seprofesi (Dream.co.id/Amrikh Palupi)
Dream - Maman Supratman, 75 tahun, sudah 38 tahun menjadi guru honorer. Pengabdiannya sebagai guru layak diacungi jempol.
Kebanyakan orang di usia tersebut telah pensiun dan menghabiskan masa tuanya di rumah. Hal itu tidak berlaku bagi Maman. Ia memutuskan tetap mengajar dan tidak ingin pensiun.
" Kalau pensiun ya ingin. Tapi melihat orang-orang yang pensiun akhirnya dekat dengan penyakit," ujar Maman ketika berbincang dengan Dream.co.id, akhir pekan lalu.
Maman mengatakan ada manfaat tersendiri yang dia rasakan dengan terus mengajar. Manfaat tersebut antara lain fisik yang masih kuat dan ingatan yang tidak mudah lupa.
" Sekarang dengan mengajar, ingatan saya masih kuat, masih bisa jalan kesana-kemari dan naik motor juga masih kuat," ungkap dia.
Tidak hanya itu, ada alasan lain yang mendorong Maman untuk tidak berhenti mengajar. Pendidikan merupakan dunia yang sudah lama dia cintai.
" Selama saya masih mampu menularkan ilmu yang saya miliki. Walaupun hanya seni, sebisanya saya mengajarkan dan anak didik saya menerimanya," kata dia.
Selain itu, Maman mengaku tidak pernah ketinggalan perkembangan teknologi. Dia mengatakan buah mengajar membuatnya akrab dengan penggunaan teknologi.
" Saya perkembangan sekarang juga selalu mengikuti, kayak penggunaan teknologi sekarang kayak laptop saya juga ikuti," tutur dia.
Lebih lanjut, Maman bersyukur masih memiliki fisik yang mampu untuk mengajar. Sehingga, bagi dia, mengajar merupakan salah satu bentuk syukur baginya atas nikmat dari Allah SWT yang diterimanya.
" Kecintaan saya dengan pendidikan, pengabdian saya. Selain itu, juga dengan saya mengajar anak-anak selalu bisa bergembira, daripada berdiam diri di rumah. Allah sudah memberikan seperti ini dan sudah takdir Allah, ya saya terima," ungkap dia.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9

7 Aturan Parenting yang Tidak Harus Selalu Diikuti dan 3 Hal yang Wajib Diterapkan Orangtua


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak