Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ma Zhiqui Dan Kedua Anaknya (Shanghaiist)
Dream - Ini kisah perjuangan seorang ibu merawat anak-anaknya. Cerita yang menginspirasi banyak kaum hawa pada Hari Ibu. Dan ibu hebat itu adalah Ma Zhiqiu. Perempuan asal Shenyang, China.
Perjuangan Ma Zhiqiu tidaklah mudah. Selama 20 tahun lebih dia harus membesarkan dua anaknya seorang diri. Dan kedua anaknya itu dalam kondisi khusus, yaitu mengalami obesitas serta celebral palsy dan autisme.
Dikutip dari laman Shanghaiist, Minggu 17 Mei 2015, Ma Zhiqui melahirkan putra kembar, Zhang Hangjun dan Zhang Yuanjun, pada 23 Februari 1994. Kala itu usianya 26 tahun.
Tak lama setelah dilahirkan, kedua putra kembar Ma Zhiqui didiagnosa mengalami cerebral palsy dan autisme karena komplikasi yang disebabkan distosia –kesulitan dalam proses kelahiran– dan lahir prematur.

Karena kondisi kedua putranya itu, Ma Zhiqui keluar dari pekerjaan pada sebuah badan usaha milik negara. Dia mencurahkan hari-harinya untuk merawat kedua buah hatinya itu. Bebannya semakin berat setelah bercerai dengan sang suami.

Kini, berat putra pertamanya, Zhang Hangjun, mencapai 250 kilogram. Dia tidak bisa meninggalkan ranjang. Hangjun juga tak bisa berkomunikasi dengan orang lain. Oleh sebab itu, Ma Zhiqui harus mendampinginya sepanjang waktu.
Sementara, putra ke dua Ma Zhiqui, Zhang Yuanjun, masih bisa merawat diri. Tak memerlukan banyak bantuan Ma Zhiqui. Yuanjun bahkan kerap membantu pekerjaan ibunya.
Meski memiliki keterbatasan, sejak kecil Zhang Yuanjun memiliki bakat dalam bermusik. Sejak 2012, Ma Zhiqui selalu menemani Zhang Yuanjun les piano dan bernyanyi pada pusat pendidikan anak-anak yang berjarak 3 jam perjalanan dari rumah mereka.

Ma Zhiqui tak mampu memberikan piano kepada putranya. Sehingga sang guru les, Luo Yang, memberikan pianonya kepada Zhang Yuanjun. Piano itulah yang dipakai oleh Yuanjun untuk berlatih saat sang ibu sibuk mengurus kakaknya.

Tak hanya mahir bermain piano. Zhang Yuanjun ternyata juga pandai bernyanyi dalam berbagai bahasa, termasuk Italia dan Rusia. Sejumlah medali pun berhasil disabetnya dalam berbagai lomba.
Kini, Ma Zhiqui berusaha mengajari Zhang Yuanjun untuk merawat sang kakak. “Saya tidak bisa tinggal dengan dia selamanya. Saya berharap dia bisa belajar banyak keahlian sehingga dia dapat makan sendiri dan merawat kakaknya di masa mendatang,” tutur Ma Zhiqui.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti