Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Pasha Chrismansyah (Foto : Website Quran Indonesia Project)
Dream - Pasha Chrismansyah, salah satu putra kembar mendiang maestro musik Tanah Air, Chrisye atau Chrismansyah Rahadi, kini bergelut di dunia baru.
Bersama kedua sahabatnya, Archie Wirija dan juga Narendra Pawaka, Pasha membuat layanan audio Alquran.
“ Saya memang sering mendengarkan audio Alquran, selain juga membaca Al Quran. Dan memang sudah berkeinginan untuk membuat audionya," tutur pria bernama lengkap Rayinda Prashatya Chrismansyah ini.
Di dalam hati, kata dia, sebenarnya sempat tercetus ide itu. Hanya selang dua bulan, lanjutnya, Allah SWT menjawab keinginannya ketika Archie menghubungi.
" Tanpa pikir panjang, saya langsung bilang setuju ketika Archie mengajak untuk ikut Quran Indonesia Project,” cerita kembaran dari Randa Pramasha Chrismansyah ini.
Sampai akhirnya, Pasha, Archie dan Narendra membuat Qur’an Indonesia Project. Berharap ide ini bisa memberikan inspirasi dan diikuti negara lain.
“ Misalnya ada yang membuat Quran Australia Project, Quran Germany Project dan lain-lain," ujar dia. (Ism)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha