Ilustrasi Anak Jalanan
Dream - Masa anak-anak seharusnya menjadi waktu yang menyenangkan untuk bermain dan belajar. Namun tidak bagi anak-anak jalanan.
Di kota-kota besar seperti Jakarta tidak sedikit melihat pemandangan bocah yang lalu lalang di pinggir jalan. Mereka menadahkan tangan meminta belas kasihan. Ada juga yang memilih mengamen.
Kondisi itu membuat sebagian orang merasa iba dan kemudian memberikan sebagian uangnya. Namun menurut Direktur Kesejahteraan Sosial Anak, Kementerian Sosial Republik Indonesia, Edi Suharto hal itu tidak dibenarkan.
" Kalau niatnya sedekah memang baik. Tapi sebaiknya jangan di jalanan. Memang iba rasanya bila melihat mereka. Masyarakat masih suka kasih uang. Pola pikir ini harus diubah, kalau mau sedekah jangan di jalanan. Lebih baik di badan amal yang pasti," kata Edi saat ditemui Dream.co.id di Panti Sosial Bina Remaja kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur.
Kebiasaan kecil itulah menurut Edi yang membuat jumlah anak jalanan meningkat. Karena, bila terus memberikan uang mereka akan terus bertahan. Dan orangtua mereka bisa saja lebih kejam menargetkan anak-anak untuk terus cari uang di jalanan.
" Bisa saja nantinya jumlah mereka meningkat," ungkap Edi.
Edi berharap, masyarakat tidak salah kaprah dalam hal pemberian sedekah kepada anak jalanan. Memang, kata dia, sedekah itu bisa dimana saja, tetapi sebaiknya tidak untuk anak-anak jalanan.
" Kalau mau membantu mereka bisa dengan menciptakan lapangan pekerjaan atau memberikan mereka kursus supaya pendidikan mereka lebih baik. Mari bersama pemerintah kita lakukan bersama," ungkap Edi.
Bukan hanya Kementerian Sosial, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait juga mengatakan hal yang sama. Arist sangat tidak menyarankan masyarakat memberikan uang untuk anak jalanan.
" Partisipasi masyarakat juga kita butuhkan. Kalau kasihan dengan mereka solusinya bukan memberikan uang. Ajarkan mereka keterampilan supaya bisa jadi modal mereka untuk bekerja," kata Arist. (Ism)
Advertisement

Sering Dikira Makanan Sehat, Sejumlah Makanan dan Minuman Ini Ternyata Makanan Olahan

Apa Sebenarnya Wangi Musk? Mengapa Aroma Ini Tengah Digemari?

Vrindavan di Mulut Netizen, Bharat di Konstitusi: Dua Cara Berbeda Menyebut Negeri India

Pentingnya Menunjukkan kepada Anak seperti Apa Pekerjaan Orang Tua

Benarkah Setiap Kopi Hitam Memiliki Kandungan Kafein Berbeda-beda? Ini Alasannya

Cara Mendidik Anak agar Menjadi Pekerja Keras dan Tidak Mudah Menyerah

Mengenal Hypersensitivity Pneumonitis, Radang Paru-Paru akibat Paparan Debu dan Jamur