Dream - Berdiri merupakan salah satu rukun sholat. Berdiri yang dimaksud adalah bertumpu dengan dua kaki.
Alangkah nikmatnya sholat dengan bersandar pada dinding atau tongkat atau apapun. Kita tidak perlu kelelahan berdiri karena beban tubuh tersandarkan.
Tetapi, apakah sholat dengan bersandar tetap sah?
Dikutip dari laman konsultasi syariah, memang terdapat kondisi yang menyebabkan sholat bersandar dibolehkan. Kondisi itu yaitu jika seseorang dalam keadaan sakit.
Hal ini didasarkan pada hadis diriwayatkan Abu Daud dari Ummu Qais bintu Mihshan RA, dishahihkan oleh Al Albani.
Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika sudah lanjut usia dan mulai gemuk, beliau meletakkan tongkat di tempat shalatnya, yang digunakan untuk bersandar.
Tetapi jika dalam kondisi sehat lalu bersandar pada sesuatu, yang jika dihilangkan sandaran tersebut membuatnya terjatuh, maka sholatnya batal.
Hal ini dijelaskan An Nawawi dalam kitabnya Al Majmu' Syarh Al Muhadzab.
" Bersandar dengan tongkat, dibolehkan untuk sholat sunah dengan sepakat ulama. Kecuali riwayat Ibnu Sirin yang memakruhkan. Sementara untuk sholat wajib, dilarang bersandar menurut Imam Malik dan mayoritas ulama. Mereka mengatakan, 'Siapa yang bersandar dengan tongkat atau tembok atau semacamnya, di mana dia bisa jatuh ketika sandaran itu dibuang, maka sholatnya tidak sah."
(ism)
Advertisement

Garis Wallace: Batas Tak Kasat Mata yang Membelah Flora dan Fauna Indonesia

9 Strategi Meningkatkan Produktivitas dan Berhenti Membuang Waktu Percuma

4 Tes Sederhana untuk Mengetahui Apakah Anda Menua dengan Baik

6 Metode Seduh Kopi yang Paling Bisa Memancing Masalah Kolesterol

Mengapa Orang Bersepeda Lebih Banyak Menggunakan Pakaian yang Ketat?

Tak Peduli Laki-Laki atau Perempuan, Ini Alasan Mengapa Setiap Orang Harus Bisa Memasak

Ancaman Terhadap Maskulinitas Pria Bisa Membuat Mereka Membuat Pilihan yang Lebih Berisiko