Yanti Silviana (Unpad.ac.id)
Dream - Tas cantik dari plastik bekas buatan mahasiswi jurusan hubungan internasional Universitas Padjajaran, Yanti Silviana, dipamerkan di ajang 'AFS Changemaker Innitiative', Alexandria, Virginia, Amerika Serikat awal Maret lalu.
Pada event tersebut, Yanti memamerkan proyek wirausaha sosialnya, yaitu " Pfuze" . Mahasiswi ini membuat tas dengan mengajak 12 perempuan pemulung yang bekerja di tempat pembuangan sampah di kawasan Sekre Angkring, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.
Menurut Yanti, Pfuze bertujuan mengurangi penggunaan jumlah plastik dengan mengubahnya menjadi tas cantik ramah lingkungan.
" Para ibu-ibu menjadi target beneficiary. Mereka dilibatkan dalam proses pembuatan tas sehingga dapat menambah keterampilan dan memperoleh pendapatan tambahan," kata Yanti yang merupakan alumni program pertukaran pelajar Kennedy-Lugar Youth Exchange&Study (KL YES).
AFS Changemaker Innitiative adalah kelompok kerja yang dibentuk oleh AFS Internasional bersama AFS Amerika Serikat.
Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran ide dan gagasan dalam upaya pengembangan kegiatan perubahan sosial ke dalam seluruh aspek organisasi AFS Amerika Serikat.
Setelah sukses berbagi pengalaman dan ide di Amerika Serikat, Yanti berencana mengembangkan ide " Pfuze" untuk dibuat dalam skala nasional dan global.
Pfuze telah menyusun rencana 5 tahun untuk memperluas pemasaran produk, bermitra dengan perusahaan ritel supermarket, dan menjadi pionir gerakan ecopreneur skala nasional bahkan global.
(Ism, Sumber: Unpad.ac.id)
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

10 Masalah Kesehatan yang Risikonya Bisa Dikurangi dengan Rutin Berolahraga

Raja Herbal dari Ketapang Sebagai Benih Kemandirian Ekonomi Desa
