Dapur (Foto: Shutterstock)
Dream - Dapur jadi area utama dalam rumah untuk menyiapkan hidangan bagi keluarga. Kebersihan dapur, terutama dalam situasi pandemi seperti sekarang, tak boleh diabaikan.
Apalagi setiap hari dapur jadi tempat utama menaruh barang-barang belanjaan yang kita beli dari luar, yang bisa saja membawa virus dan bakteri. Pastikan membersihkan dapur setelah menggunakannya.
Seringkali setelah dibersihkan, dapur tampak berkesan kotor. Tentunya hal ini sangat menjengkelkan. Ternyata ada kebiasaan yang sering tak kita sadari saat membersihkan dapur yang justru membuatnya tampak kotor. Apa saja?
Tak mencuci spons dan bak cuci
Setelah digunakan untuk mencuci alat makan atau perkakas masak, spons dan bak cuci piring pasti sangat kotor. Dipenuhi dengan sisa makanan dan penuh minyak. Cuci juga spons dengan menguceknya menggunakan sabun dan merendamnya dalam air panas.
Begitu juga bak cuci piring. Pastikan dibersihkan menggunakan sikat dan spons serta sabun. Jangan sampai dipenuhi jamur kekuningan dan berlendir.
© Dream
Saat masak pasti banyak bahan yang dikupas dan dibuang. Belum lagi potongan kemasan plastik dan kertas yang menumpuk di tempat sampah. Selalu keluarkan sampah dari rumah segera setelah selesai memasak.
Bau tak sedap bisa muncul dan menyeruak ke seluruh rumah. Sampah yang menumpuk juga akan mengundang lalat, kecoa dan semut serta hewan pembawa penyakit lainnya. Jadi pastikan, membuang sampah keluar setelah memasak.
© Dream
Hindari membersihkan lantai lebih dulu. Justru yang pertama harus dibersihkan adalah meja dapur atau tempat mengolah masakan, termasuk kompor. Kotoran berasal dari dua area tersebut. Bersihkan dulu bagian atas, baru kemudian sapu dan pel lantai dapur. Pasti kondisinya jadi lebih bersih optimal.
Sumber: Fresh Home