Ayah, Jangan Lupa Rutin Elus Perut Ibu Saat Hamil

Reporter : Mutia Nugraheni
Minggu, 4 Desember 2022 18:01
Ayah, Jangan Lupa Rutin Elus Perut Ibu Saat Hamil
Bukan hanya bisa membuat hubungan makin hangat tapi juga bermanfaat bagi janin

Dream - Selama hamil, ibu mengalami banyak perubahan, terutama hormon. Terkadang emosi naik turun dan tidak stabil. Untuk itu dibutuhkan peran ayah yang begitu besar demi menenangkan ibu.

Banyak cara yang bisa dilakukan, salah satu yang dianjurkan adalah mengelus perut ibu secara rutin. Terdengar simpel tapi ternyata secara psikologis dampaknya luar biasa. Bukan hanya pada ibu, tapi juga janin.

Ikhsan Bella Persada, seorang psikolog memberi penjelasan manfaat para ayah mengelus perut istrinya saat sedang hamil. Dikutip dari KlikDokter, berikut manfaatnya.

1. Membangun ikatan dengan bayi
Ayah yang rajin mengelus perut ibu hamil dapat meningkatkan bonding (ikatan) dengan bayi. Saat ayah melakukan aktivitas tersebut, bayi yang di dalam kandungan pun bisa merasakannya.

" Hubungan seorang ayah dengan calon anak pun bisa dibangun sejak ia masih berada dalam kandungan, dengan cara rajin mengelus perut ibu. Saat melakukannya, bisa sambil mengajaknya bicara, karena bayi bisa mendengar suara meski berada di dalam perut," kata Ikhsan.

 

1 dari 6 halaman

2. Stimulasi untuk Bayi

Manfaat lain yang bisa diberikan dari suami mengelus perut ibu hamil adalah memberi stimulasi untuk bayi. Menurut Pregnancy Birth dan Baby, janin yang sudah berusia 26 minggu dapat memberikan respons terhadap sentuhan atau elusan tangan yang diberikan pada perut sang ibu.

Doa untuk Ibu Hamil agar Tenang Jalani Kehamilan dan Diberi Kelancaran saat Persalinan© MEN

Pada saat itu, bayi akan merespons dengan cara melakukan gerakan menggunakan tangan atau kakinya. Ikhsan menyatakan, hal ini dapat membantu menstimulasi otak dan perkembangan saraf bayi sebelum dilahirkan.

 

2 dari 6 halaman

3. Kesehatan Mental Ibu

Tidak hanya untuk calon bayi, suami yang mengelus perut ibu hamil juga dapat memberikan manfaat kepada sang ibu. Salah satunya adalah membagi tanggung jawab bersama dengan ibu atas kehamilan si calon buah hati.

Ibu hamil© Shutterstock

“ Hal ini membuat ibu hamil merasa lebih berharga, sehingga memberikan dampak positif pada ibu dalam menjaga kehamilannya,” kata Ikhsan.

 

3 dari 6 halaman

4. Membantu Ibu Lebih Rileks

Suami yang mengelus perut ibu hamil dapat membantu sang ibu untuk lebih rileks saat proses kehamilan. Menurut Baby Centre, hal ini bisa dilakukan dengan memijat perlahan perut ibu hamil.

Pijatan bisa diawali pada bagian sisi perut ibu hamil, kemudian perlahan mulai lakukan gerakan menuju ke arah bagian tengah perut. Kemudian, dilanjutkan dengan gerakan menuju tulang kemaluan, dan berlanjut ke masing-masing sisi kunci paha.

Gerakan tersebut bisa dilakukan secara berulang selama istri merasa nyaman dengan pijatan yang kamu berikan. Tak lupa, gunakan minyak pijat atau losion yang dapat meningkatkan suasana agar makin rileks. Penggunaannya juga membantu melembabkan kulit di area perut ibu hamil.

Penjelasan selengkapnya baca di sini.

4 dari 6 halaman

Fakta Penting Soal Hari Perkiraan Lahir, Ibu Hamil Wajib Tahu

Dream - Menanti proses persalinan jadi hal yang paling membuat ibu hamil merasa cemas. Bayangan akan rasa nyeri, sakit kontraksi tapi segera bertemu dengan buah hati, tentunya jadi sebuah penantian mendebarkan.

Saat pemeriksaan dengan dokter, biasanya akan ditentukan tanggal perkiraan persalinan berdasarkan perhitungan usia janin. Tanggal yang ditentukan itu biasa disebut Hari Perkiraaan Lahir (HPL) atau due date.

Hari perkiraan lahir merupakan hari di mana dokter memprediksi ibu akan melahirkan. Tanggal ini bisa maju atau mundur, bukan mutlak tapi sifatnya agar ibu lebih mempersiapkan diri untuk menjalani proses persalinan.

© Dream

Bagaimana Menghitung HPL?
Dokter dapat memberikan informasi mengenai hari perkiraan lahir berdasarkan usia janin. Jika dikandung dengan proses in vitro fertizilation atau interuterine insemination, maka akan lebih akurat tanggalnya.

Cara yang paling umum untuk menghitung tanggal lahir bayi adalah dengan menghitung 40 minggu dari hari pertama haid terakhir (HPHT). Penting diingat, tidak semua kehamilan berlangsung selama 40 minggu penuh, dan beberapa bahkan mungkin melewati batas waktu itu. Cara lain yang bisa dilakukan ketika ibu tidak mengingat tanggal haid yaitu dengan pemeriksaan USG.

 

5 dari 6 halaman

Apakah Hari Perkiraan Lahir Akurat?

Ibu Hamil Tes DNA, Kaget Tahu Janin di Kandungan Bukan Anaknya, Hanya Ada DNA Suami© MEN

Perhitungan hari perkiraan lahir tidaklah akurat, melainkan hanya memberi gambaran. Kebanyakan ibu hamil melahirkan pada minggu 37 - 42 kehamilan. Terdapat juga beberapa penghitungan kehamilan dan prediksi tanggal persalinan, yang sebagian besar mengikuti perhitungan yang sama seperti dokter dan menghitungnya secara otomatis.

 

6 dari 6 halaman

Tanda-tanda Bayi Akan Lahir

Selain hari perkiraan lahir, terdapat tanda-tanda lain yang menunjukkan bayi akan segera lahir. Hal ini juga sangat penting diketahui semua ibu hamil

Bayi Turun ke Panggul
Setelah bayi dalam kandungan berada dalam posisi terbalik (kepala di bawah), bayi akan turun ke panggul untuk bersiap-siap keluar. Tanda-tanda ini bisa dilihat secara fisik, yaitu benjolan yang lebih rendah serta lebih banyak tekanan pada kandung kemih.

Kontraksi
Kontraksi yang lebih teratur dan konsisten merupakan bisa menjadi pertanda bahwa persalinan sudah dekat. Biasanya perut terasa kencang dan nyeri.

Keluarnya Sumbat Lendir
Sumbat lendir berfungsi sebagai penghalang serviks untuk melindungi janin dari bakteri selama masa kehamilan. Keluarnya sumbat lendir merupakan tanda bahwa bayi bersiap-siap untuk keluar. Biasanya berupa cairan lendiri yang berwarn putih kekuningan dan cukup pekat.

 


Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita/ Sumber: Parents

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More