Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Dream - Kepala Basarnas, Bambang Soelistyo, mengatakan bagian ekor pesawat AirAsia QZ 8501 yang jatuh di Laut Jawa pada 28 Desember 2014 sudah ditemukan. Bagian belakang pesawat itu ditemukan di sektor dua pencarian.
Basarnas juga menampilkan foto bagian ekor yang berada di dasar laut. Dalam foto itu, terdapat bagian yang menunjukkan tulisan " Air" dan " AX" .
" Saya pastikan ini adalah bagian ekor pesawat. Hari ini kita sukses mendapatkan objek yg menjadi sasaran pokok," tutur Bambang dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu 7 Januari 2015.
Meski temuan buntut pesawat nahas itu sudah dikonfirmasi, Basarnas belum menemukan black box atau kotak hitam yang terletak di bagian itu. Alat yang bisa mengungkap penyebab jatuhnya pesawat berisi 162 penumpang dan awak itu.
Saat ini, Tim SAR masih berupaya mencari alat yang merekam data penerbangan tersebut. (Ism)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha