Dream - Muktamar Nahdatul Ulama ke-33 yang digelar di Kota Jombang, Jawa Timur diwarnai kericuhan. Keributan bermula karena adanya penolakan pada mekanisme pemilihan Rais Aam PB NU melalui sistem ahlul hallil wal aqdi (AHWA) atau musyawarah mufakat.
Kericuhan itu disinyalir telah dimulai sejak masa registrasi. Sebab, saat registrasi, muktamirin diminta untuk menyerahkan sembilan nama calon AHWA.
Sementara itu, di sisi lain sebagian peserta menolak menyetorkan sembinal nama calon AHWA. Penolakan itu karena sistem pemilihan dengan model AHWA belum ditetapkan dalam muktamar. Ketegangan mulai mereda saat kiai-kiai sepuh turun tangan. (Ism, Sumber: Antara Foto/Zabur Karuru)
Terlihat sejumlah petugas keamanan menahan sejumlah muktamirin yang ingin mendekati panggung. (Antara Foto/Zabur Karuru)
Hak Cipta © DREAM.CO.IDAdvertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda