Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Dream - Kain lurik tak kalah populer dari kain batik. Gradasi warnanya yang cantik selalu menarik mata. Kain lurik terasa lembut, nyaman saat digunakan. Setiap helai kain lurik merupakan buah kesabaran para perajin kain tenun. Di tengah maraknya perkembangan teknologi mesin, rumah produksi Kain Lurik Kurnia ini masih kekeh mempertahankan cara pembuatan tradisional. Beroperasi sejak 1962, rumah produksi ini menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM). Masih mengandalkan kekuatan lengan dan ketelitian saat proses menenun.
Berusia lebih dari separuh abad, rumah produksi yang berada di Jalan Krapyak Wetan, Panggungharjo, Sewon Bantul, Yogyakarta ini menjadi satu-satunya produksi kain lurik yang masih mempertahankan nilai-nilai tradisional. Foto (Dinda Meutia/dream)
Hak Cipta © 2021 https://www.dream.co.id