Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Dream - Masjid Kowloon atau biasa disebut Islamic Center Kowloon merupakan salah satu masjid terbesar di Hong Kong. Arsitektur masjid yang terletak di perempatan Jalan Nathan dan Jalan Haiphong ini memiliki desain modern tradisional dengan model persegi.
Masjid yang pertama kali dibangun pada 1896 ini, berbentuk seperti kue ulang tahun lengkap dengan empat lilinnya. Keempat lilin adalah personifikasi dari keempat menara yang menjulang tinggi.
Selain dari bangunannya yang berbentuk persegi, yakni warna merah dan kubah yang berada di atas masjid, membuat Masjid Kowloon terlihat dinamis.
Meski tidak menyediakan lahan parkir bagi para jamaah yang membawa kendaraan roda dua atau empat, namun bangunan besutan arsitektur IM Kadri ini sangat membantu muslim Hong Kong lain dari berbagai negara. Di antaranya Tiongkok, Indonesia, Filipina, Bangladesh, Pakistan, Malaysia, dan Singapura.
Pihak masjid menguasai beberapa bahasa sehingga dapat memudahkan komunikasi dengan jamaah, termasuk para mualaf yang masih dalam taraf belajar dan perlu bimbingan.
Masjid Kowloon betul-betul bak OASE, ditengah-tengah kepungan gedung-gedung pencakar langit di wilayah Kowloon, Hong Kong. Masjid ini di dalamnya masih terdapat prasasti peringatan pembangunan masjid yang lama, pada abad 19 yang ditulis menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Arab.
Masjid Kowloon mampu menampung sekitar 1.000 jamaah dan sangat vital keberadaannya bagi sekitar 300.000 penganut Islam di Hongkong, yang dari waktu ke waktu jumlahnya juga kian bertambah.
(Sumber Foto: Dream/Sandy Adam Mahaputra)
Sementara di tempat wudhu, di setiap pancurannya tersedia tempat duduk untuk memudahkan setiap orang mengambil air wudhu
Hak Cipta © DREAM.CO.IDAdvertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya