Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Dream - Pemerintah telah menetapkan standar operasional prosedur atau SOP untuk pemulasaraan jenazah pasien Covid-19. Salah satunya, pemakaman harus dilakukan petugas rumah sakit.
Pihak rumah sakit harus menyediakan peti jenazah bagi pasien yang meninggal akibat Covid-19. SOP itu juga membuat rumah sakit rujukan harus menyediakan peti jenazah. Artinya, peti khusus jenazah yang terpapar Covid-19 harus selalu tersedia.
Tak ayal, fenomena ini ibarat blessing in disguise. Di tengah pandemi, para pengusaha dan pembuat peti jenazah kebanjiran pesanan. Mereka harus bekerja lebih keras dari sebelumnya.
Salah satunya dirasakan pemilik usaha peti jenazah yang berlokasi berdempetan dengan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Kelapa, Jakarta Timur.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Peti jenazah bagi yang meninggal akibat Covid-19 dibuat secara kedap udara serta dibalut dengan plastik. (Deki Prayoga/Dream)
Hak Cipta © 2020 https://www.dream.co.idAdvertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha