Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Dream - Gejolak perang ekstrimis berimbas ke kota tua Islam Samarkand. Kota terbesar ke tiga di Uzbekistan ini merupakan kota tertua di Asia Tengah.
Ditemukan pada abad ke delapan sebelum masehi, Samarkand memiliki sejarah panjang yang bergejolak. Dari mulai dilewati oleh The Great Alexander pada abad ke empat, kota itu berpindah kekuasaan beberapa kali. Mulai dari Persia, Yunani, Turki, Mongol, Cina dan Rusia.
Berbagai nama besar pun pernah datang berkunjung. Faxian dan Xuanzang, Ibnu Battuta dan juga Marcopolo. Banyak sejarawan menulis buku menggambarkan keindahan kota Samarkand.
Pada abad ke 13, Samarkand sempat mengalami kehancuran. Sampai akhirnya dijadikan tempat pembuangan limbah oleh Genghis Khan. Setelah kekuasaanya hilang, Samarkand kembali dibangun oleh kekaisaran Timurid.
Periode besar rekontruksi berlangsung selama 35 tahun sampai 1405. Namun itu tak berlangsung lama. Seiring perjalanan waktu, perang dan bencana alam turut andil menghancurkan berbagai bangunan megah dan monumen.
Kini bangunan-bangunan sejarah itu sedang dibagun kembali. Walaupun sebagian orang mengecam pembangunan karna dapat menghilangkan keaslian monumen, namun terlepas dari itu, Samarkand memang salah satu kota islam yang indah.
Penasaran seperti apa..? Berikut foto-fotonya (Ism, Foto : amusingplanet)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha