Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Dream - Kabar duka kembali datang dari salah satu atlet kebanggaan Indonesia, Verawaty Fajrin. Mantan atlet bulu tangkis ini menghembuskan napas terakhirnya pada Minggu, 21 November 2021.
Verawaty diketahui mengidap kanker paru-paru. Ia juga telah menjalani kemoterapi dan perlahan kondisinya pun membaik. Namun, ia tak lagi dapat bertahan dan meninggal dunia pada usia 64 tahun.
Semasa hidup, Verawaty telah menyumbang banyak medali untuk Indonesia. Ia bahkan disebut sebagai salah satu legenda bulu tangkis.
Seperti apa profil dan prestasi dari Verawaty Fajrin tersebut? Berikut ulasannya.
Saat bermain bersama Imelda Wigoena di ganda putri, mereka meraih Medali Emas Asian Games tahun 1978 dan juara Ganda Putri All England pada 1979. Kemudian bersama Ivanna Lie, Verawaty menjadi juara Indonesia Terbuka, Cina Terbuka dan Taiwan Terbuka-ketiganya tahun 1986.
Hak Cipta Foto: Instagram/rosianatendeanAdvertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

