8 Resep Lauk Kering yang Awet dan Tahan Lama, Pas Buat Menu Buka Puasa dan Sahur

Reporter : Sugiono
Kamis, 16 Mei 2019 08:15
8 Resep Lauk Kering yang Awet dan Tahan Lama, Pas Buat Menu Buka Puasa dan Sahur
Resep lauk kering yang awet dan tahan lama ini sangat pas buat menu buka puasa dan sahur saat malas memasak selama bulan Ramadhan.

Dream - Dibanding bulan-bulan lainnya, aktivitas memasak di bulan Ramadan biasanya justru meningkat. Itu karena ibu-ibu harus pintar membuat rencana menu buka puasa dan sahur selama satu bulan penuh.

Menu buka puasa dan sahur memang perlu direncanakan agar tidak mengganggu aktivitas ibadah selama bulan Ramadan.

Karenanya, sebagian ibu-ibu atau anak kos punya simpanan lauk kering sebagai cadangan jika tak semangat masuk dapur.

Lauk kering yang awet dan tahan lama menjadi andalan ibu-ibu dan anak kos saat sedang malas memasak.

Ketika kondisi mepet, lauk kering seperti kering kentang, abon, atau rendang kering, sangat pas buat menu buka puasa dan sahur.

Lauk kering biasanya disimpan untuk waktu yang lama. Cukup dimasukkan di wadah kedap udara, lauk kering bisa awet tahan selama berbulan-bulan.

Dirangkum dari berbagai sumber, Dream akan menyajikan resep lauk kering yang awet dan tahan lama.

Resep lauk kering awet dan tahan lama ini sangat pas buat menu buka puasa dan sahur saat malas memasak selama bulan Ramadan.

Selain sebagai menu buka puasa dan sahur, lauk kering juga praktis untuk dibawa ketika sedang bepergian.

8 Resep Lauk Kering yang Awet dan Tahan Lama, Pas Buat Menu Buka Puasa dan Sahur

Sebelum menuju resep lauk kering yang awet dan tahan lama, sebaiknya Sahabat Dream perlu mengenal bahan-bahan yang bisa dijadikan lauk kering.

Sebenarnya banyak bahan makanan yang bisa dijadikan lauk kering yang tahan lama. Kita bisa memakai tempe, tahu, ebi, daging, telur, kentang, talas dan sebagainya.

Aneka bahan ini harus kita kurangi kadar airnya terlebih dahulu sebelum dijadikan lauk kering yang awet dan tahan lama.

Beberapa jenis sayuran bisa dijadikan lauk kering, tapi tidak bisa tahan terlalu lama seperti lauk kering non sayur.

Untuk trik dan tips membuat lauk kering awet dan tahan lama akan dibahas di judul tersendiri di akhir artikel ini.

1. Kering Bihun Ebi

 Resep Kering Bihun Ebi

Resep lauk kering awet dan tahan lama yang pertama adalah Kering Bihun Ebi. Bahan utamanya adalah ebi atau udang kering dan bihun.

Bahan:

  • 75 gram ebi (udang kering)
  • 3 buah cabai merah besar
  • Minyak untuk menggoreng
  • 250 gram bihun
  • 2 lembar daun salam
  • 1 ruas jari lengkuas, iris tipis
  • 1/2 sdt asam jawa, larutkan dalam 50 ml air, saring
  • 1 sdm gula merah, iris

Bumbu halus:

  • 5 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 4 buah cabai merah keriting
  • 1 sdt garam

Cara membuat:

  1. Cuci ebi sampai bersih, kemudian sangrai sampai kering.
  2. Tumbuk ebi (jangan terlalu halus), sisihkan.
  3. Buang biji cabai merah besar, kemudian iris serong. Tumis dengan sedikit minyak sampai matang dan kering. Angkat dan sisihkan.
  4. Patah-patahkan bihun, kemudian goreng sampai mekar dan garing. Angkat dan sisihkan.
  5. Panaskan 2 sdm minyak goreng, tumis bumbu halus bersama ebi, daun salam, dan lengkuas hingga harum.
  6. Masukkan air asam jawa dan gula merah. Aduk dan masak sampai bumbu matang. Matikan api.
  7. Masukkan bihun goreng dan cabai merah tumis. Aduk rata. Setelah dingin, simpan dalam wadah kedap udara.

Bagaimana? Mudah banget, bukan cara membuat lauk kering awet dan tahan lama ini? Selamat mencoba.

1 dari 8 halaman

2. Serundeng Ayam Pedas Manis

 Serundeng Ayam Pedas Manis

Resep lauk kering yang awet dan tahan lama berikutnya adalah Serundeng Ayam Pedas Manis 

Bahan:

  • 1 potong dada ayam
  • 3 sdm minyak goreng untuk menumis

Bumbu halus:

  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 2 buah cabai merah besar, buang bijinya
  • 5 buah cabai merah keriting
  • 1 sdm ketumbar sangrai
  • 1/2 sdt jintan sangrai
  • 3 cm kunyit, bakar
  • 50 gram gula merah
  • Garam secukupnya
  • 1 batang serai, iris tipis bagian putihnya
  • 2 lembar daun jeruk, iris tipis
  • 1 ibu jari lengkuas muda, parut
  • 1/2 butir kelapa agak muda, kupas, parut memanjang

Cara membuat:

  1. Sisihkan kulit ayam, kemudian rebus dagingnya sampai matang. Suwir-suwir daging ayam, sisihkan.
  2. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus bersama serai, daun jeruk, dan lengkuas hingga harum.
  3. Masukkan kelapa parut dan daging ayam suwir. Aduk dan masak dengan api kecil sampai bumbu tercampur rata.
  4. Angkat, biarkan dingin. Simpan dalam wadah tertutup rapat.

2 dari 8 halaman

3. Abon Ayam

Resep lauk kering awet dan tahan lama selama bulan Ramadhan selanjutnya adalah abon ayam. Lauk kering ini juga bisa dijadikan hantaran saat berkunjung ke rumah kerabat atau sanak saudara.

 Resep Abon Ayam

Kali ini kita akan belajar cara membuat abon berbahan fillet daging ayam.

Bahan:

  • 100 ml santan
  • 40 gram lengkuas yang sudah diparut
  • 2 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 kilogram daging dada ayam
  • gula merah secukupnya
  • garam secukupnya
  • kaldu bubuk secukupnya
  • minyak goreng secukupnya (untuk menumis)

Bumbu halus:

  • 10 butir bawang merah
  • 7 buah cabai keriting/cabai besar
  • 5 buah cabai merah
  • 5 siung bawang putih
  • 1/2 sendok teh ketumbar bubuk

Cara membuat abon ayam:

  1. Cuci dada ayam hingga bersih, kemudian kukus hingga matang. Setelah itu tunggu hingga dingin, lalu kupas kulitnya. Buang tulangnya, kemudian suwir-suwir setipis mungkin.

  2. Panaskan minyak dan tumis bumbu halus hingga harum.

  3. Masukkan lengkuas, daun jeruk, daun salam. Kemudian tambahkan santan, gula, garam, dan kaldu bubuk. Tunggu hingga mendidih, kemudian baru masukkan daging ayam.

  4. Masak abon dengan api kecil sampai kering. Aduk terus agar tidak hangus. Angkat dari kompor jika dagingnya sudah benar-benar kering dan berwarna coklat tua.

  5. Simpan abon ayam di dalam toples kedap udara. Sajikan sebagai lauk pelengkap menu buka puasa dan sahur selama Ramadhan.

3 dari 8 halaman

4. Dendeng Ragi

Resep lauk kering awet berikutnya adalah Dendeng Ragi atau Serundeng Daging. Lauk kering yang satu ini tetap enak meski hanya ditemani nasi putih.

 Resep Dendeng Ragi atau Serundeng Sapi

Dendeng Ragi atau serundeng daging sapi ini bisa disimpan hingga dua bulan lebih tanpa perlu dihangatkan kembali.

Bahan:

  • 250 ml air kelapa
  • 3 lembar daun salam
  • 3 cm lengkuas, memarkan
  • 3 sendok makan gula merah
  • 3 lembar daun jeruk
  • 1 kilogram daging sapi tanpa lemak, iris tipis
  • 1 butir kelapa setengah tua, parut memanjang
  • 1 sendok makan air asam jawa
  • Minyak goreng secukupnya (untuk menumis)
  • Garam secukupnya

Bumbu halus:

  • 4 siung bawang putih
  • 1 sendok makan ketumbar bubuk

Cara membuat Dendeng Ragi:

  1. Panaskan sedikit minyak goreng di wajan besar, kemudian tumis bumbu halus. Jika sudah harum masukkan air asam jawa, gula merah, dan garam.

  2. Masukkan kelapa parut dan daging, kemudian aduk hingga bumbu tercampur rata.

  3. Masukkan air kelapa, kemudian tutup dan masak dengan api kecil sampai air kelapa menyusut. Aduk sesekali agar bagian bawahnya tidak gosong.

  4. Setelah air menyusut buka tutupnya, aduk terus sampai kelapa terlihat kering kecoklatan.

  5. Bila Anda menyukai dendeng ragi yang tidak terlalu kering silakan angkat dari kompor sebelum kelapa menjadi serundeng kering.

  6. Biarkan dendeng ragi dingin, kemudian masukkan ke dalam wadah kedap udara.

4 dari 8 halaman

5. Kering Tempe Teri Kacang

Kering Tempe Teri Kacang menjadi resep lauk kering awet dan tahan lama selanjutnya. Kering Tempe makin nikmat jika dilengkapi dengan teri asin dan kacang tanah goreng agar semakin renyah.

 Resep Kering Tempe Teri Kacang

Bahan:

  • 400 gram tempe
  • 60 gram ikan teri asin
  • 60 gram kacang tanah
  • 2 cm lengkuas dimemarkan
  • 1 batang serai dimemarkan
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 lembar daun salam
  • 2 sdm air asam jawa
  • gula secukupnya
  • garam secukupnya
  • minyak goreng secukupnya

Bumbu halus:

  • 6 buah cabai merah besar
  • 4 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri

Cara membuat Kering Tempe Teri Kacang:

  1. Potong-potong tempe seukuran korek api, kemudian goreng dalam minyak panas hingga kering.

  2. Goreng kacang tanah dalam minyak goreng yang banyak menggunakan api kecil.

  3. Cuci teri, kemudian jemur hingga kering. Setelah itu goreng dalam minyak panas hingga renyah.

  4. Panaskan wajan lalu tumis bumbu halus, air asam jawa, lengkuas, daun jeruk, daun salam, serai dan gula pasir dengan minyak secukupnya.

  5. Setelah bumbu harum, masukkan tempe dan kacang tanah sambil diaduk-aduk. Terakhir masukkan teri. Aduk hingga semua bumbu tercampur rata.

  6. Aduk-aduk terus sampai bumbu kering dan menempel. Matikan api, kemudian aduk kering tempe hingga wajan dingin.

  7. Dinginkan kering tempe teri kacang, kemudian simpan dalam wadah kedap udara.

5 dari 8 halaman

6. Kering Kentang Mustofa

Resep lauk kering berikutnya adalah Kering Kentang Mustofa. Apa beda Kering Kentang Mustofa dengan kering kentang biasa?

 Resep Kering Kentang Mustofa

Resep lauk kering yang satu ini terbuat dari kentang yang dipotong berbentuk korek api, sehingga hasilnya lebih renyah.

Bahan:

  • 500 gram kentang, potong korek api
  • 1 sendok teh kapur sirih
  • Air secukupnya (untuk merendam)
  • Minyak goreng secukupnya

Bumbu halus:

  • 50 gram gula pasir
  • 10 buah cabai merah, haluskan
  • 4 siung bawang putih, haluskan
  • 4 lembar daun jeruk
  • 1 sendok teh kaldu ayam bubuk (sesuai selera)
  • 1 sendok teh air asam jawa
  • Garam secukupnya

Cara membuat:

  1. Rendam kentang di dalam air yang sudah dicampur kapur sirih. Diamkan selama 15 menit, kemudian bilas dan tiriskan.

  2. Goreng kentang dengan minyak panas sampai renyah, kemudian tiriskan minyaknya.

  3. Tumis bumbu halus hingga harum, kemudian tuangi air asam jawa, kaldu ayam, dan garam. Aduk cepat agar bumbu merata dan tidak menggumpal.

  4. Masukkan kentang dan gula pasir, kemudian aduk cepat lagi hingga rata. Gunakan api kecil saja agar tidak cepat hangus.

6 dari 8 halaman

7. Rendang Kering

Rendang Kering merupakan lauk kering populer yang awet dan tahan lama. Terbuat dari daging yang dicampur dengan kelapa, rendang kering sangat nikmat meski hanya dimakan bersama nasi putih saja.

 Resep Rendang Kering

Bahan:

  • 1 kilogram daging sapi
  • 2,5 lt air santan kental
  • 1 lembar daun kunyit
  • 3 batang serai, geprek
  • 3 lembar daun salam

Bumbu halus:

  • 250 gram bawang merah
  • 8 siung bawang putih
  • 200 gram cabai kriting
  • 50 gram cabai rawit
  • 3 butir kemiri
  • 4 sendok makan ketumbar bubuk
  • 1 sendok teh jintan
  • 1 sendok teh lada
  • 1 sendok teh adas
  • 1 sendok teh pala
  • 1 cm jahe
  • 1 cm kunyit
  • 1 cm lengkuas
  • Garam secukupnya

Cara membuat:

  1. Masak santan hingga mendidih sambil diaduk aduk agar tidak pecah.

  2. Tambahkan bumbu halus, daun kunyit, serai, dan daun salam. Setelah itu masukkan daging.

  3. Masak hingga santan menyusut dan rendang berwarna kehitam-hitaman sambil sesekali diaduk. Kira-kira proses pematangan sampai 4 jam.

Demikian cara membuat rendang kering, dendeng ragi, kering kentang, dan lauk kering lainnya. Jangan lupa untuk memasukkan lauk kering ke dalam wadah kedap udara agar awet dan tahan lama sehingga bisa dipakai buka puasa dan sahur kapan saja.

7 dari 8 halaman

8. Kering Kentang Pedas Manis

Lauk kering buat menu buka puasa dan sahur selanjutnya adalah Kering Kentang Pedas Manis. Lauk kering kentang sudah sangat populer di kalangan ibu rumah tangga jika sedang malas memasak.

 Resep Kering Kentang Pedas Manis

Bahan-bahan:

  • 500 gram kentang

Bumbu halus:

  • 4 siung bawang putih
  • 10 buah cabai merah (sesuai selera)
  • 50 gram gula pasir
  • 4 lembar daun jeruk
  • 1 sendok teh bubuk kaldu ayam
  • 1 sendok teh air asam jawa yang diencerkan
  • Garam dan minyak secukupnya

Cara membuat Kering Kentang Pedas Manis:

  1. Goreng kentang hingga kering

  2. Tumis semua bumbu yang telah dihaluskan sampai harum. Setelah itu tuangkan air asam jawa, kaldu ayam serta garam.
  3. Aduk dengan cepat. Usahakan memakai api sedang.

  4. Kecilkan apinya, kemudian masukkan kering kentang. Setelah itu tambahkan gula pasir. Aduk dengan cepat sampai rata.

  5. Angkat dan kemudian sajikan dengan masakan lainnya.

Demikian tadi 8 resep lauk kering yang awet dan tahan lama, pas buat menu buka puasa dan sahur. Selamat mencoba

8 dari 8 halaman

Tips dan Trik Lauk Kering Tetap Gurih, Renyah, dan Tahan Lama

1. Memakai Kapur Sirih

Dalam membuat lauk kering yang renyah, kadang diperlukan air kapur sirih. Terutama lauk kering yang terbuat dari kentang atau talas.

Kandungan kalsium dalam air kapur sirih akan bereaksi dengan pati yang terkandung pada talas dan kentang. Sehingga membuat teksturnya menjadi lebih padat
ketika digoreng.

Namun, kapur sirih bukan satu-satunya bahan yang bisa dipakai untuk membuat lauk kering menjadi renyah. Gula pasir bisajuga digunakan.

Proses karamelisasi yang terjadi saat gula pasir dipanaskan akan membuat lauk menjadi agak keras dan renyah.

2. Agar Tempe Tetap Kering

Pembuatan lauk kering yang memakai bahan tempe, gunakan tempe yang kering. Itu sebabnya setelah diiris-iris, tempe harus dijemur atau diangin-angingkan agar kelembapannya berkurang.

Cara lain untuk memperpanjang umur tempe adalah dengan memanaskan irisan tempe dengan oven bersuhu 60-75°C selama 50 menit.

Dengan cara tersebut, tempe bisa bertahan sampai seminggu bila disimpan dalam wadah kedap udara.

3. Agar Daging Tetap Renyah

Daging yang dimasak kering juga tetap harus dikurangi kandungan airnya. Pada pembuatan dendeng misalnya, irisan daging harus dijemur terlebih dahulu atau di panggang dalam oven dengan suhu rendah dalam waktu lama. Cara yang terakhir lebih baik dibandingkan menjemur daging.

Buat irisan daging tipis-tipis melintang serat sebelum dijemur atau dipanaskan dalam oven. Bila perlu, pukul-pukul daging sampai seratnya terburai. Goreng daging dalam pinyak yang banyak dengan api sedang untuk memberi hasil sempurna.

4. Makin Gurih dengan Tambahan Kelapa

Lauk tertentu akan semakin gurih dan legit bila ditambahkan kelapa parut atau santan. Kandungan minyak pada kelapa akan menambahkan rasa gurih.

Apalagi bila dimasak dengan cara slow cooking. Masakan akan matang secara perlahan, dan bumbu semakin meresap.

5. Memperpanjang Usia Lauk Kering

Lauk kering bisa dipanaskan kembali untuk memperpanjang usia simpannya. Panaskan dengan api kecil dan tanpa minyak (sangrai) sambil terus diaduk hingga dirasa cukup.

Bisa juga dengan memanaskannya dalam oven dengan suhu rendah antara 50-65°C sambil diduk supaya panasnya merata. Setelah itu, dinginkan kembali lalu disimpan dalam wadah tertutup dan kedap udara.

(Dirangkum dari berbagai sumber)

Beri Komentar
Istri Akui Cemburuan, Daus Mini: Coverboy Sih Nggak ya