Sutradara `Surat dari Praha` Tepis Isu Plagiat

Reporter : Nur Ulfa
Selasa, 2 Februari 2016 08:28
Sutradara `Surat dari Praha` Tepis Isu Plagiat
Mereka membantah soal plagiat dan somasi dari Yusri Fajar

Dream- Surat dari Praha, film karya Visinema Pictures yang baru satu minggu tayang sudah mengalami masalah. Seorang dosen dari Malang, Yusri Fajar, menyebut itu menjiplak alias plagiat cerita pendek hasil karyanya, Pak Dosen pun melayangkan somasi ke Visenema Pictures.

" Kami sangat menyayangi tuduhan plagiasi itu dilontarkan sebelum film kami dirilis di bioskop, sehingga belum dapat diakses oleh publik," ujar Angga Sasana, sutradara Surat dari Praha, saat konfrensi pers di Filosofi Kopi Jakarta selatan, 1 Februari 2016.

Tim dari film `Surat Dari Praha` juga menegaskan belum pernah mendapatkan somasi dari Yusri Fajar sampai saat ini. Mereka juga merasa sangat kecewa dan dirugikan atas sikap Yusri Fajar.

" Kerugian yang ditimbulkan profesional dari rekanan kami. Reputasi lebih berharga dari apapun. Kami sangat kecewa karena tuduhan ditunjuk sebelum film rilis yang menggiring opini publik untuk menghakimi kami tanpa legal standing yang kuat," kata Angga.

Surat dari Praha karya Yusri Fajar bercerita tentang perjalanan mahasiswa bernama Marqo yang kuliah di Praha dan kisah cinta dengan gadis Praha bernama Paula. Cerita dengan pergolakan politik di Indonesia Pada tahun 1965 sebagai latar belakang cerita.

Sedangkan untuk film Surat dari Praha produksi Visinema Pictures, bercerita tentang seorang wanita bernama Larasati yang mengantarkan kotak berisi surat-surat tua dan sepucuk surat balasan dari ibunya Sulastri yang sudah meninggal.

Surat tersebut untuk Jaya di Praha pacarnya sang ibu. Kisah cinta Jaya dan Sulastri pupus saat Jaya tidak bisa pulang ke Indonesia ketika Orde Baru pada tahun 1965. (Ism) 

Beri Komentar
#Q&A - Dream Inspiring Woman 2018