Pesinetron Rizky Nazar Terjun Bisnis yang `Tak Ada Matinya`

Reporter : Nur Ulfa
Jumat, 26 Agustus 2016 19:40
Pesinetron Rizky Nazar Terjun Bisnis yang `Tak Ada Matinya`
Pria yang mengawali karirnya lewat sinetrin 'Cinta Bersemi di Putih Abu-Abu The Series' ini pun mencoba peruntungan di dunia bisnis. Apa bisnisnya?

Dream - Karir pesinetron Rizky Nazar sepertinya tengah merangkak naik. Popularitas yang diperoleh pria kelahiran Singaraja 7 Maret 1996 ini membuatnya memiliki banyak penggemar.

Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, Rizky pun mengembangkan potensinya tak hanya di dunia akting. Pria yang mengawali karirnya lewat sinetrin 'Cinta Bersemi di Putih Abu-Abu The Series' ini pun mencoba peruntungan di dunia bisnis.

" Clothing line 'Always Friday', memang sudah merancang itu lama banget dengan teman. Bikin konsep kaya gini, ada kaos yang ada gambarnya tapi kaya ada maknanya gitu," tutur Rizky saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat 26 Agustus 2016.

Rizky beralasan terjun ke dunia bisnis fesyen lebih menjanjikan, simpel, dan membuatnya bisa menyalurkan kegemaran akan dunia suka desain.

" Bisnis kayak celana atau baju kayak kebutuhan semua orang. Semua orang pasti butuh dan nyari. Jadi itu bisnis itu gak da matinya, tergantung kita ngaturnya saja," katanya.

Rizky Nazar© Instagram Rizky Nazar

Putra pasangan Nasar Mubarak Basloom Gobel dan Ni Putu Ayu Baswedan ini mengau bisnisnya 'clothing line' miliknya berbeda dengan artis lain.

" Kalau konsep orang pasti beda-beda, enggak mungkin sama. Konsep yang mau gue tunjukin di sini sih, kayak gambar-gambar yang mempunyai arti makna kehidupan," paparnya.

Seluruh proses desain dan bahan koleksi dikerjakan sendiri Rizky. Namun untuk memproduksinya, Rizky mengunakan jasa pihak luar.

Rizky Nazar© Instagram Rizky

Untuk saat ini, Rizky mengaku belum menemukan kendala berarti dalam menjalankan bisnisnya. Diakui, tak semua orang mengerti dengan desaine gambar yang dibuatnya. 

Koleksi-koleksi milik Rizky pun dipasarkan lewat media online, banyaknya permintaan membuatnya berencana membuka toko. " Kayaknya mulai membuka di lima atau enam kota. Fokus buat ngurusin buka cabang. Selain itu ikut bazzar juga, lumayan untungnya," ujarnya.

Setiap koleksi yang dipasarkan Rizky dibandrol dengan kisaran Rp 125 ribu sampai Rp 150 ribu.(Sah)

Beri Komentar