Zainab Abdul-Nabi (nomor Dua Dari Kanan-ummid.com)
Malam itu. Minggu 2 Maret 2014. Zainab Abdul-Nabi melangkah mantap. Berjalan percaya diri di atas karpet merah pada sebuah pertemuan akbar, bergengsi. Tepuk tangan membahana, mengiringi langkahnya.
Tampilannya modis. Namun sungguh berbeda dengan kebanyakan perempuan yang hadir di tempat itu. Kepala tertutup kain. Baju biru gelap yang dipakai menutup rapat, mulai ujung kaki hingga pergelangan tangan.
Kala itu, mahasiswi Universitas Michigan itu membuat sejarah, sebagai perempuan Amerika Serikat pertama yang mengenakan hijab pada ajang Academy Award, sebuah penghargaan film paling terkemuka di negeri Paman Sam yang juga disebut dengan nama Oscar.

Sumber foto: bigstory.ap.org
Muslimah berusia 22 tahun itu menjadi satu di antara enam pelajar pemenang Team Oscar. Piala bagi pemenang kompetisi terbuka video dan esai tingkat pelajar yang diadakan akademi itu. Sungguh mengagumkan. Seorang muslimah berhijab bisa menang dalam kompetisi bergengsi tersebut.
Tampil dengan hijab di antara artis Hollywood tak membuat Zainab canggung. Di atas karpet merah yang `disakralkan` oleh para artis kenamaan itu, Zainab tetap bersinar. Bahkan dia tampak brilian saat sesi wawancara.
" Dalam hati saya, saya merasa mendapat kehormatan, kehormatan besar sebagai seorang muslimah dan perempuan Arab. Ini tidak terpisahkan dengan identitas saya,” tutur Zainab dikutip On Islam.
Zainab telah membuktikan bahwa hijab bukanlah penghalang untuk berkarya. Apalagi muslim sebagai minoritas di AS. Dia bersyukur atas penghargaan yang dia terima itu.
Meski demikian, Zainab bukanlah perempuan muslim berhijab pertama yang berjalan di atas karpet merah Academy Award. Sebelumnya ada Emad Burnat, muslimah asal Palestina yang memenangkan penghargaan di ajang ini pada 2013 silam. (eko)