Hamish Daud. (Foto: Dream.co.id/ Nur Ulfa)
Dream - Tak banyak yang tahu di balik wajah tampannya, ternyata aktor Hamish Daud pernah mengalami kecelakaan hebat.
Kecelakaan yang mengakibatkan wajahnya setengah hancur dan mesti digantikan dengan besi. Peristiwa kelam itu saat Hamish jatuh dari atap rumah.
" Itu membuat setengah muka saya ini (jadi) besi. Penuh sama baut. Itu terjadi 6 tahun lalu," kata Hamish saat ditemui di studio kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis, 13 Oktober 2016.
Bahkan akibat kecelakaaan itu, presenter yang sering membawakan acara petualangan ini mengalami amnesia hampir satu tahun.
" Sempat masalah dengan memori juga. Saya amnesia 9 bulan dan koma 3 hari. Tapi itu sudah masa lalu," tambah aktor film Supernova: Kesatria, Puteri & Bintang Jatuh ini.
Pria kelahiran Australia ini butuh waktu untuk mengembalikan memori ingatannya itu. " Untuk recovery butuh waktu satu setengah tahun," pungkas pria yang pernah dekat dengan Nadine Chandrawinata ini. (Ism)
© Dream
Dream - Kecintaanya terhadap traveling sudah menjadi bagian gaya hidup bagi aktor Hamish Daud. Bahkan hobinya ini sudah dilakukan bersama sang ayah sejak usia Hamish tiga tahun.
" Tentu, i love traveling, dari umur 3 tahun traveling jadi lifestyle aku. Sudah kemana-mana sama bapakku, " kata Hamish saat ditemui dikonferensi pers film 'Trinity The Nekad Traveler' di Davinci Kawasan Sudirman, Jakarta Selasa, 16 Agustus 2016.

Pria yang akrab disapa Hamish ini pun mengungkapkan pengalaman uniknya selama traveling kebeberapa tempat yang dikunjunginya.
© Dream
Dream - " Banyak. ya kita pasti kalo ke setiap daerah ya pasti ada kejadian yang seru. Kita belajar sesuatu yang baru. Bahasa, sejarah, agama, budaya, jadi kalau milih satu pengalaman unik itu susah. Di sini juga ada 18ribu pulau, dan semuanya berbeda," tuturnya.

Dari semua tempat yang dikunjunginya, Hamish mengaku memiliki pengalaman seru saat melakukan perjalanan ke Papua.
" Most special moment, mungkin yang terakhir ya. Tiga minggu saya di Papua, di hutan di laut, dan ada proyek konservasi research development untuk ngelindungin beberapa spesies," ucap Hamish.(Sah)