Selebrasi Haru Fans Tuna Netra Saat Mohammad Salah Cetak Gol

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 17 Desember 2018 07:44
Selebrasi Haru Fans Tuna Netra Saat Mohammad Salah Cetak Gol
Bagaimana selebrasi pendukung Liverpool yang tunanetra itu?

Dream - Olahraga menyatukan keberagaman. Terlepas warna kulit, kondisi tubuh, maupun rasnya.

Itupula yang muncul di sepakbola. Ketika tim dan pemain yang didukung mencetak gol sorak sorai dilakukan penggemar.

Salah satu peristiwa yang tersorot kamera yaitu selebrasi seorang tunanetra saat idolanya mencetak gol saat pertandingan Liverpool melawan Napoli pada babak penyisihan grup Liga Champions.

Gol itu dicetak pemain bintang Liverpool asal Mesir, Mohammad Salah.

Pria itu terlihat emosional. Pun dengan teman di sampingnya yang terus memberitahu informasi terbaru.

Akun Twitter @loonyroon, membagikan peristiwa pendukung setia itu.

" Pendukung tuna netra itu merayakan gol Salah setelah temannya memberitahu tentang permainan yang luar biasa. Permainan yang indah," ujar Twitter @loonyroon.

Gol tunggal Salah itu mengantarkan Liverpool ke fase 16 besar Liga Champions. Liverpool menggeser posisi Napoli di urutan kedua klasemen grup C.

1 dari 1 halaman

Kharisma Mohammad Salah, Fans Liverpool `Ingin Masuk Islam`

Dream - Ada peristiwa menarik saat klub sepakbola Inggris, Liverpool, bertandang ke Estadio do Dragai yang merupakan markas klub Portugal, FC Porto pada pertandingan Kamis (16 Februari 2018) lalu.

Tak hanya pertandingan babak 16 besar Liga Champions musim 2017/2018 ditutup dengan kemenangan Liverpool lewat skor 0-5, sorak sorai para pendukung klub berlambang burung itu juga membahana. 

Mereka tersedot dengan prestasi pemain asal Mesir, Mohammed Salah, yang berhasil mencetak gol ke gawang Porto. Sampai-sampai, para fans membuat yel khusus untuk Salah.

Dalam nyanyian itu, pendukung Liverpool menyebut-menyebut agama Salah. Seperti diketahui, Salah merupakan satu dari beberapa pemain Liverpool yang beragama Islam.

Dari kerumunan massa terdengar teriakan, " If he's good enough for you, he's good enough for me//If he scores another few then i'll be a Moslem too (Jika dia cukup bagus untukmu, dia cukup bagus untukku//jika dia cetak beberapa gol lagi, aku akan jadi Muslim juga)"

'Kegilaan' pendukung Liverpool di Porto tak berhenti di situ. Mereka terus berteriak, " If he's good enough for you, he's good enough for me//Sitting in a mosque, that's where I wanna be (Jika dia cukup bagus buatmu, dia bagus untukku// duduk di masjid, itu tempat dimana aku inginkan)"

Nyanyian itu bukan satu-satunya yang dipersembahkan untuk Salah. Pemain itu juga sampai dibuatkan lagu berjudul The Egyptian King.

Dalam laga melawan FC Porto, Salah turut menyumbang gol. Itu merupakan torehan keenam dari tujuh laga yang diikuti Salah di Liga Champion. Produktivitas gol Salah membuat fans The Reds berbahagia.

Di Liverpool, tak hanya Salah yang seorang Muslim. Pemain berkebangsaan Senegal, Sadio Mane, juga penganut Islam yang merumput di klub tersebut.

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik