Restoran Ini Siap Memberikmu Gratis Daging Jika Mengajak Temanmu Yang Bertubuh Mungil. (foto: World Of Buzz)
Dream – Ada-ada saja yang dilakukan restoran untuk menarik perhatian pembeli. Misalnya, memberikan satu paket makan gratis untuk orang yang bertubuh pendek.
Dikutip dari World of Buzz, Kamis 11 Juni 2020, restoran Wo Men Zhe Yi Guo terletak di Gala City, Kuching, Malaysia.
Restoran hotpot ini memberikan daging gratis sepanjang satu meter, jika ada pengunjung yang makan bersama teman bertubuh pendek.
Ketentuannya, tinggi pria di bawah 165 cm dan perempuan 155 cm. Untuk bisa menikmati promo ini, kamu bisa pergi ke restoran tapi harus memesan dulu, ya.
Sekadar catatan, restoran itu buka setiap jam 11.00-01.00. Sayangnya, restoran ini menyediakan daging non halal.
Dream – Di tengah pandemi corona yang sedang melanda dunia, banyak pengusaha yang memutar otak untuk bertahan di industrinya masing-masing. Salah satu yang terkena dampak akibat corona yaitu usaha restoran.
Meski dirundung penghasilan yang makin seret, tak lantas para pelaku usaha ini menarik pemasukan lewat tagihan yang tak masuk akal.
Baru-baru ini tempat makan Por ejemplo Goog's Pub & Grub di Holland, Michigan menghebohkan jagat twitter. Pemilik usaha ini menerapkan pajak baru baru para pelanggan yang datang ke tempat makan mereka. Pengelola mengenakan pajak Covid-19 bagi para tamu.
![]()
Dikutip dari TMZ, Minggu 17 Mei 2020, pemilik resto tersebut, Brad White, mengatakan usahanya harus bisa beradaptasi di tengah perekonomian yang tidak stabil. Hal ini ia lakukan sebagai upaya menutupi kenaikan harga bahan pokok dan persediaan restoran.
White mengatakan bahwa setiap pembelian akan dikenakan biaya tambahan sebesar 86 sen untuk semua jenis barang pesanan seperti tas, peralatan makan, bumbu dan wadah styrofoam bagi pesanan take-away.
Pemiliki resto tersebut mengatakan, sebelum pandemi corona melanda, restonya dapat menjual 1.500 burger per minggu dengan harga satu bungkus daging yang hanya US$50 (Rp700 ribu).
Namun, setelah Covid-19 melanda, harga satu bungkus daging bisa mencapai US$96 (Rp1,4 juta). Covid-19 telah memukul keras pabrik daging di seluruh negeri, menjadikan pengolahan daging menjadi sulit.
Setelah penjelasan White tersebut, nampaknya masyarakat mulai mengerti mengapa pihak restoran harus menambahkan pajak tambahan. White juga mengaku, sebagian besar orang memahami perlunya pengelola restoran melakukan penambahan pajak.
Namun tak semua setuju dengan tindakan White. Ada pula yang menuduhnya mencoba mengekspolitasi konsumen dengan alasan pandemi.
White membantah tudingan tersebut dengan mengatakan usahanya telah melakukan penghematan di berbagai hal. Salah satu caranya yaitu dengan memecat beberapa karyawan. Sebelum pandemi, resto milik White memiliki 35 pegawai, saat ini dirinya hanya memiliki 16 pegawai.
Selain itu, White tetap merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga para pegawainya yang hanya 16 orang. Ia kemudian menaikkan upah per jam mereka dari US$6 (Rp90 ribu) menjadi US$10 (Rp150 ribu).
White pun memastikan untuk para pelanggannya akan menghapuskan pajak Covid-19 ketika keadaan kembali normal.
Pandemi corona memang memukul keras banyak sektor industri. Beginilah salah satu cara para pengusaha memutar otak mereka agar tetap bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi.
Advertisement

Mengapa Rutinitas Harian Penting Saat Hidup Penuh Stres dan Ketidakpastian?

Mengapa Kita Ragu Menghubungi Teman Lama? Ini Alasan Psikologis dan Risikonya


Kebiasaan Sebelum Tidur Ini Bisa Bikin Anda Makin Sulit Terlelap

6 Tanda Kognitif yang Bisa Muncul Saat Tubuh Kurang Istirahat

Terlalu Banyak Cahaya di Malam Hari Bisa Diam-diam Mengubah Jantung

Tinggi Anak Tak Cuma Soal Angka, Kenali Tanda Gangguan Pertumbuhan Sejak Dini