Kisah Sepatu Voli Ali

Reporter : Ayik
Jumat, 20 Februari 2015 12:02
Kisah Sepatu Voli Ali
Sekitar Rp 20 ribu, ia sisihkan setiap hari. Ia rela mengencangkan ikat pinggang demi membeli sepatu idamannya itu.

Dream - Keinginan Ali untuk mendapatkan sepatu idaman teramat sangat besar. Hampir setiap hari hasil jerih payahnya berjualan es di warung ia kumpulkan sedikit demi sedikit. Sebagai pemain voli aktif di kampung, Ali tak pernah meremehkan kegiatannya tersebut. Sesering mungkin Ia sempatkan waktu untuk berlatih demi memberikan performa yang memuaskan.

Sepatu voli bermerek Mizuno menjadi incarannya sejak lama. Maklum, sepatu Ali telah lama jebol dan tak nyaman lagi bila digunakan saat bermain voli. Sekitar Rp 20 ribu, ia sisihkan setiap hari. Ia rela mengencangkan ikat pinggang demi membeli sepatu idamannya itu.

Akhirnya uang untuk membeli sepatu berhasil Ali kumpulkan sekitar Rp 1 juta. Di saat yang bersamaan, hati kecil Ali merasa bahwa uang ini tidak sepenuhnya milik Ali, ada beberapa persen hak orang lain (amal).

Ali mempertimbangkan antara sepatu dan memberikan uang pada panti asuhan. Mungkin memang sudah rencana Allah SWT, sepatu Mizuno yang diinginkan Ali telah habis terjual. Segera Ali memberikan uang tersebut pada kakaknya untuk diberikan pada panti asuhan.

Pertandingan voli antar kampung pun tiba. Ali yang kala itu masih menggunakan sepatu bututnya, tiba-tiba dikejutkan dengan pemberian sepatu baru oleh pelatihnya. " Mizuno? Ya Allah ini kuasa-mu, inikah buah kesabaran dan amalku?."

Penasaran dengan kisah Ali? Yuk selengkapnya Baca di sini

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke redaksi@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini!

Baca Juga: Dari Jualan Ayam Penyet, Sugeng Raih Gelar Doktor Ayah dan Anak Foto di Tempat yang Sama Selama 35 Tahun Kisah Kakek Berusia `10 Tahun` `Master`, Wujudkan Mimpi 300 Anak Jalanan Depok Penderita Celebral Palsy Ini Semangat Jadi Penulis Novel

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More