Anies Baswedan: Selama Sebulan Ada 115 Pasien Dipantau karena Virus Corona

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 1 Maret 2020 14:45
Anies Baswedan: Selama Sebulan Ada 115 Pasien Dipantau karena Virus Corona
Masyarakat diminta hubungi call center saat punya informasi mengenai kasus virus corona di lingkungannya.

Dream - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut adanya pemantauan terhadap 115 pasien yang diduga terinfeksi virus corona, Covid-19 selama sebulan terakhir di Ibu Kota.

" Di DKI ada 115 orang yang dalam pemantauan dan ada 32 orang pasien dalam pengawasan," kata Anies di kantor Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Minggu,  1 Maret 2020.

Untuk itu, Anies meminta masyarakat dapat menghubungi call center jika memiliki informasi soal dugaan virus corona di lingkungannya. Dia mengaku menyiapkan tim cepat tanggap.

" Bisa dihubungi lewat 112 dan seluruh sarana kesehatan di Pemprov DKI termasuk personalianya akan siap merespons cepat. Dalam urusan ini, kita seluruh jajaran sudah siap," ucap dia.

Selain itu, Anies mengatakan segera membentuk tim untuk pencegahan virus corona. Tim akan dipimpin oleh Asisten Bidang Kesra DKI Jakarta, Catur Laswanto.

" Nantinya akan menjadi pusat kendali untuk pemantauan, pencegahan, dan penanggulangan COVID-19," ujar dia.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Risiko Penularan Infeksi Coronavirus Disease (Covid-19) atau virus corona.

Instruksi tersebut ditunjukkan kepada semua pihak di bawah struktur Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan langkah-langkah antisipatif terhadap penyebaran wabah virus corona di wilayah ibu kota.

Langkah tersebut misalnya mendukung serta melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pengendalian resiko penularan infeksi Covid-19 di wilayah Provinsi DKI Jakarta. (mut)

Laporan Ika Defianti/ Sumber: Liputan6.com

1 dari 4 halaman

Pasien Terinfeksi Virus Corona Diseret Suster Saat Diwawancara Media

Dream - Staf rumah sakit di Georgia yang panik menyeret seorang pasien terinfeksi virus Corona, Covid-19. Dalam video itu terlihat staf rumah sakit menyeret pasien itu kembali ke rumah sakit.

Pasien pria mendadak muncul ke depan rumah sakit di Tbilisi. Kehadirannya mengejutkan para wartawan yang berada di depan rumah sakit itu. Sebab, para wartawan yang sedang menunggu tim medis yang merawatnya. Namun pasien itu mendadak muncul dan berbicara di depan awak media.

Dalam video itu terlihat seorang lelaki Iran yang mengucapkan terima kasih kepada dokter karena telah menyembuhkannya. Dia memberikan keterangan kepada awak media yang menunggu keterangan dari pihak rumah sakit di Tbilisi.

" Saya sangat senang. Terima kasih banyak, warga Georgia. Terima kasih banyak, terima kasih banyak. Rumah sakit, dokter di rumah sakit Georgia," ucap pria yang tak disebutkan namanya itu, dikutip dari Metro.co.uk. 

" Rumah sakit ini sempurna dan profesional," kata dia. Pria itu berterima kasih karena baru saja sembuh dari infeksi virus Corona setelah menjalani perawatan.

Suster rumah sakit menarik pasien yang diduga terjangkit virus corona

Setelah dibawa pergi, pria itu dibawa ke rumah sakit lain di Abastumani di mana orang-orang dikarantina.

Saat ini, kasus virus Corona telah melampaui 82.000. Sekitar 78.497 kasus telah dilaporkan di China. Termasuk kematian sebesar 2.744.

Beberapa hari terakhir terjadi peningkatan tajam wabah virus corona di Korea Selatan, Italia, dan Iran.

2 dari 4 halaman

TKW Ilegal di Taiwan Positif Corona

Dream - Seorang pengasuh asal Indonesia terinfeksi virus corona, Covid-19, di Taiwan. Pekerja migran itu membagikan pengalamannya di bangsal isolasi Taiwan, melalui video di media sosial, Facebook dan TikTok

Dilaporkan Taiwan News, pengasuh asal Indonesia itu diumumkan menjadi pasien virus corona ke-32 di Taiwan pada Rabu, 26 Februari 2020.

Pihak berwenang percaya bahwa pengasuh, yang berusia 30-an, terjangkit virus saat mengunjungi pasien ke-27 untuk mengkonfirmasi dengan penyakit yang diderita.

Pasien ke-27 yaitu seorang pria lanjut usia berusia 80-an dan di rumah sakit New Taipei. Dia merawat pria itu mulai 11 hingga 16 Februari sebagai pekerja migran tidak berdokumen.

Central Epidemic Command Center (CECC) mencatat bahwa wanita itu bepergian dengan kereta api dan bus (Rute 38) antara distrik Shulin dan Banciao New Taipei selama beberapa kali dari 16 hingga 19 Februari 2020.

3 dari 4 halaman

Pemerintah Akan Pantau

Pada 18 Februari 2020, dia bertemu dengan seorang teman yang berkunjung dari Kaohsiung.

Orang Indonesia kemudian pindah ke rumah sakit lain untuk melayani sebagai pengasuh, tanpa disadari menempatkan orang lain pada risiko infeksi.

Dia ditemukan oleh polisi di rumah sakit pada 24 Februari dan segera dikirim ke karantina dan diuji.

Dua hari kemudian, dia didiagnosis dengan virus dan sejak itu telah menjalani perawatan di bangsal isolasi.

Namun, pasien membawa Facebook dan Tik Tok untuk menyiarkan langsung pengalaman itu dan mengungkapkan informasi wajah dan rumah sakitnya kepada pemirsa.

Sementara itu, dilaporkan Liputan6.com, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei mengatakan telah menerima informasi dari otoritas Taiwan mengenai seorang pekerja migran Indonesia yang terkonfirmasi positif kasus Covid-19.

" Pekerja migran tersebut berstatus undocumented dan bekerja merawat orang tua. Saat ini yang bersangkutan dirawat di ruang isolasi di rumah sakit di Taipei dan kondisinya stabil," jelas pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dalam pernyataan tertulisnya.

KDEI Taipei sejauh ini telah berkoordinasi dengan otoritas kesehatan Taiwan, untuk memastikan yang bersangkutan ditangani sebaik mungkin.

" Dan akan terus memantau secara dekat kondisi PMI tersebut," jelas pihak Kemlu.

4 dari 4 halaman

Diisukan Terpapar Corona, Ini Kata Jackie Chan

Dream - Aktor legendaris Hong Kong, Jackie Chan, sempat dikabarkan dikarantina karena terpapar virus Corona, Covid-19. Namun akhirnya, dia membuat klarifikasi dan mengaku sehat-sehat saja.

" Terima kasih atas kekhawatiran kalian semua! Saya akan dan sangat sehat," ujar Jackie Chan melalui Instagram resminya, @jackiechan, diakses pada Jumat, 28 Februari 2020.

Jackie Chan meminta para penggemar untuk tidak mengkhawatirkannya. Dia menyatakan saat ini tidak sedang dikarantina.

" Saya mohon jangan khawatir, saya tidak dikarantina. Saya harap semua juga tetap aman dan sehat!" kata dia.

Kabar Jackie dikarantina sempat menimbulkan keraguan. Sebab, satu-satunya bukti adalah foto yang menunjukkan beberapa polisi terinfeksi Corona karena berkumpul dan makan di sebuah restoran.

Beri Komentar