ASN Pusat Siap-Siap Pindah Rumah! 20 Ribu PNS Jadi Penghuni Pertama IKN di 2022

Reporter : Nabila Hanum
Kamis, 14 Juli 2022 13:47
ASN Pusat Siap-Siap Pindah Rumah! 20 Ribu PNS Jadi Penghuni Pertama IKN di 2022
Suharso menambahkan, pemindahan ASN tersebut akan dilakukan secara bertahap.

Dream - Pemerintah akan memulai proses asesmen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dipindahkan ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Untuk klaster awal akan ditetapkan sebanyak 20 ribu ASN menjadi penghuni pertama ibu kota negara baru itu. 

“ Orang-orangnya semua memang sekarang lagi di-assessment, ya bagaimana, siapa saja,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa dalam keterangannya, dikutip Kamis 14 Juli 2022.

Suharso menjelaskan pemindahan ASN akan dilakukan secara bertahap hingga IKN bisa berfungsi penuh sebagai ibu kota pada 2024 mendatang.

1 dari 2 halaman

“ Saya kira tidak dengan langsung seketika seperti itu. Yang penting kan penetapan bahwa IKN kemudian bisa berfungsi menjadi ibu kota negara itu mudah-mudahan bisa kita pastikan pada tahun 2024,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Satya Pratama, menyampaikan bahwa lembaganya mendapatkan mandat untuk melaksanakan asesment ASN yang akan dipindahkan ke IKN.

Dalam proses pemetaan potensi dan kompetensi (talent mapping) ini BKN menyasar ASN di sejumlah instansi pemerintah pusat, yakni ASN kementerian/lembaga yang bertugas dan berkantor di wilayah Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta dan sekitarnya.

Satya mengungkapkan, BKN sedang menyiapkan dua tahapan utama dalam proses asesmen ASN menuju IKN.

2 dari 2 halaman

Tahap pertama adalah menyusun dan mengembangkan instrumen atau metode asesmen yang akan digunakan untuk memetakan potensi dan kompetensi ASN sesuai dengan tuntutan kebutuhan kompetensi pada IKN. Kedua, menyiapkan mekanisme pelaksanaan asesmen ASN yang direncanakan akan dilakukan bertahap dan dibagi menjadi lima klaster.

“ Target terdekat adalah BKN akan melaksanakan pemetaan/penilaian kompetensi bagi ASN instansi pusat yang masuk pada klaster pertama dan seterusnya sesuai dengan skenario tahapan pemindahan yang ditetapkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Satya menyampaikan, pada pelaksanaan pemetaan/penilaian kompetensi tahap awal di tahun 2022 sampai dengan 2023 ditargetkan sejumlah 60 ribu ASN, meliputi 20 ribu ASN di tahun 2022 dan 40 ribu ASN pada tahun 2023.

“ Dalam keseluruhan proses pelaksanaan asesmen ASN ke IKN, BKN akan bekerja sama dengan beberapa instansi pemerintah pusat terkait, seperti KemenPPN/Bappenas dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB),” ungkapnya.

Beri Komentar