Planet Terjauh Ditemukan, Sinar Matahari Butuh 16 Menit untuk Sampai

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 18 Desember 2018 18:00
Planet Terjauh Ditemukan, Sinar Matahari Butuh 16 Menit untuk Sampai
Butuh 1.000 tahun untuk revolusi.

Dream - Tim astronom menemukan objek paling jauh di tata surya. Objek baru ini sebelumnya telah diumumkan Minor Planet Center milik Interanational Astronomical Union. Butuh observasi beberapa tahun lalu untuk mengkarakterisasi objek dan jalur objek planet bernama 2018 VG18.

Dilansir Gizmondo, Farout ditemukan oleh astronom Scott S. Sheppard dari Carnegie Institution for Science dan rekan-rekannya di University of Hawaii dan University Northern Arizona.

Farout pertama kali diamati pada 10 November 2018 oleh para astronom menggunakan teleskop 8-meter Subaru Jepang yang terletak di atas Mauna Kea di Hawaii. Objek itu diamati kembali pada awal Desember dengan teleskop Magellan di Observatorium Las Campanas di Cili.

Berbagai pengamatan ini, sebagai tambahan untuk mengkonfirmasi objek, digunakan untuk menetapkan jalurnya di langit malam, bersama dengan ukuran, kecerahan, dan warnanya.

Farout berjarak sekitar 120 unit astronomi (AU) dari Bumi. 1 AU merupakan jarak Bumi ke Matahari yaitu sekitar 149 juta kilometer.

 

1 dari 2 halaman

1 Tahun Bumi Sama dengan 1.000 Tahun di Farout

Cahaya matahari perlu menempuh perjalanan selama 16 jam dan 40 menit untuk tiba di objek berjarak 18 miliar kilometer dari pusat tata surya itu.

" 2018 VG18 adalah objek pertama yang ditemukan di luar 100 AU di Tata Surya kita," kata Sheppard. " Ini bergerak sangat lambat, yang akan memakan waktu beberapa tahun untuk melihat gerakan yang cukup dari objek untuk menentukan orbitnya mengelilingi Matahari."

Sheppard dan rekan-rekannya tidak akan terkejut mengenai perhitungan satu tahun di Farout sama dengan 1.000 tahun Bumi.

 

2 dari 2 halaman

Ini perbandingan dengan Pluto

Sebagai pembanding, Pluto berjarak sekitar 34 AU dari Matahari. Sementara, Farout 3,5 kali lebih jauh.

Astronom tidak tahu banyak tentang karakteristik fisik Farout. Meski begitu, Sheppard membantah Farout disebut sebagai Planet X.

" Planet X lebih besar dari Bumi sehingga mendorong benda-benda kecil lainnya secara gravitasi dan menggiringnya ke dalam jenis orbit yang sama," kataSheppard. " Planet X juga kemungkinan lebih jauh lagi, di beberapa ratus AU."

Beri Komentar