Ilustrasi (shutterstock)
Dream - Sebuah bom bunuh diri meledak di Kabul, Afghanistan saat masyarakat muslim tengah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Dilaporkan sebanyak 50 orang tewas dan 70 lainnya terluka akibat peristiwa pada Selasa 20 November 2018 tersebut.
Dikutip dari laman Aljazeera.com, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Afghanistan, Wahid Majroh mengatakan, korban meninggal bisa bertambah karena banyak korban luka dalam kondisi kritis.
Sementara Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Najib Danish, mengatakan pelaku meledakkan bom bunuh diri di dalam aula tempat acara Maulid Nabi diselenggarakan.
Salah satu korban selamat, Ahmad Fahim mengaku sempat mendengar suara ledakan dan sempat berusaha membawa saudaranya yang terluka keluar dari dalam aula.
" Saya mendengar ledakan itu, saya hanya berhasil membawa sepupu saya keluar dari sana yang terluka parah. Tapi ketika aku sampai di sini (rumah sakit), aku sadar kalau aku juga terluka," kata Ahmad saat terbaring di rumah sakit.
Pakar studi agama Mohammad Hanif menuturkan, bom meledak saat ayat-ayat Alquran dilantunkan. Menurutnya, saat itu kondisinya sangat kacau dan mengenaskan.
" Mereka (korban) menderita luka bakar, semua orang di aula berteriak minta tolong," ujar Hanif.
Atas peristiwa itu, Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani melalui juru bicaranya Haroon Chakhansuri menyatakan hari Rabu, 21 November 2018 sebagai hari berkabung nasional.
Pengumuman itu disampaikan melalui akun Twitter Haroon Chakhansuri.
" Presiden menyatakan besok, 21 November, hari berkabung nasional setelah serangan menghebohkan itu. Bendera nasional akan diterbangkan setengah tiang ke seluruh Afghanistan dan misi diplomatik Afghanistan di luar negeri," tulis Haroon.
The President declared tomorrow, November 21, a national day of mourning following the horrendous attack. The national flag will be flown at half-mast all over Afghanistan and Afghan diplomatic missions abroad.
— Haroon Chakhansuri (@hchakhansuri)20 November 2018
(Sumber: Aljazeera.com)
Advertisement
Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Cara Berhenti Minum Minuman Manis dalam 14 Hari, Ikuti Langkah Sederhana Ini

PMI Salurkan 1 Juta Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Mengenal Gini Index: Angka untuk Menghitung Ketimpangan Pendapatan