Sit Up Juga Dikaitkan Dengan Beberapa Masalah Kesehatan. (Foto: Shutterstock)
Dream - Jika ingin memiliki perut yang lebih ramping, melakukan gerakan sit up bisa menjadi solusinya. Kamu bisa mengencangkan otot perut dan pinggang jika melakukannya.
Namun, pakar masih mempertanyakan efektivitas dan manfaat sit up terhadap kesehatan. Di samping mengencangkan otot, sit up juga dikaitkan dengan beberapa masalah kesehatan.
Dilansir dari Times of India, berikut manfaat dan efek buruk melakukan sit up.
Mengencangkan Otot Perut
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, sit up dapat mengencangkan otot perut. Penelitian membuktikan, wanita berusia lanjut yang bisa melakukan sit up dengan tepat memiliki risiko lebih rendah untuk kehilangan massa otot akibat penuaan.

Sit up membuat tulang belakang dan otot pinggangmu lebih lentur. Ini akan memperlancar peredaran darah dan meredakan stres.
Menyebabkan Cedera
Ketika sit up, kamu harus mendorong tubuh ke depan. Gerakan ini diklaim kurang baik untuk tulang belakangmu karena memberikan tekanan berlebih dan dapat menyebabkan cedera. Jika kamu mendorong tubuh dengan leher, ini dapat menyebabkan cedera leher.

Kamu harus memerhatikan repetisi saat berolahraga. Namun, hal yang paling utama adalar gerakannya. Lebih baik melakukan gerakan tepat dengan repetisi minim, daripada gerakan yang salah berkali-kali.
Dengan gerakan yang tepat, berolahraga akan lebih efektif. Sedangkan gerakan yang salah akan menyebabkan cedera otot dan peradangan.
(Sumber: Times of India)
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak