Dipicu Keterangan Palsu, Kantor Polsek Ciracas Dirusak Oknum Tentara

Reporter : Cynthia Amanda Male
Minggu, 30 Agustus 2020 12:14
Dipicu Keterangan Palsu, Kantor Polsek Ciracas Dirusak Oknum Tentara
Pemicunya, keterangan yang menyebut Prada MI dikeroyok padahal kecelakaan tunggal.

Dream - Pangdam Jaya, Mayor Jenderal Dudung Abdurachman, mengungkapkan perusakan yang terjadi kantor Polsek Ciracas, Jakarta Timur pada Sabtu, 29 Agustus 2020 dini hari itu dipicu keterangan palsu oknum TNI, Prada MI.

Menurut dia, kepada rekan-rekannya Prada MI mengaku dikeroyok sementara kepada atasan bilang kecelakaan tunggal.

" Dari hasil investigasi untuk sementara dari handphone yang bersangkutan menyampaikan di grup angkatannya 2017 dari Tamtama menyampaikan yang bersangkutan itu adalah dikeroyok, bukan kecelakaan tunggal," ujar Dudung, dikutip dari Liputan6.com.

 

1 dari 5 halaman

Sudah Dibilang Kecelakaan Tunggal, Tapi...

Dudung mengatakan di lokasi kejadian, Dandim 0505/JT, Kolonel Inf Rahyanto Edy Yuniarto sempat memberikan penjelasan keterangan awal yang diterimanya adalah kecelakaan tunggal. Tetapi, hal itu malah membuat massa semakin marah.

" Dandim di lokasi dia menyampaikan bahwa Prada MI ini betul-betul kecelakaan tunggal dan mereka nggak terima informasi dari Dandim tersebut, dan mereka melarikan diri menuju Polsek Pasar Rebo melakukan pengerusakan dan lanjut ke Polsek Ciracas," ucap Dudung.

 

2 dari 5 halaman

Tak Ada Hubungannya dengan Kepolisian

Selanjutnya, Dudung menerangkan sudah memeriksa Prada MI yang dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan keterangan valid. Dari hasil CCTV, visum, dan pengakuan Prada MI, semua mengara pada kecelakaan tunggal.

Menurut Dudung beberapa anggota TNI yang melakukan pengerusakan berusaha mencari pelaku pengeroyokan. Lalu berkembang informasi menyebut pelaku ada di Polsek Ciracas.

" Padahal sebetulnya tidak ada sama sekali dan tidak ada kaitannya dengan kepolisian karena kepolisian pun saat kejadian itu tidak ada di tempat, tapi dari CCTV yang bersangkutan kecelakaan tunggal," kata Dudung.

Sumber: Liputan6.com/Nanda Perdana Putra

3 dari 5 halaman

Kronologi 100 Orang Serang Polsek Ciracas, Ngeri dan Brutal Banget!

Dream - Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Ciracas, Jakarta Timur, diserang oleh gerombolan orang tidak dikenal sekitar pukul 01.00 WIB, Sabtu dini hari 29 Maret 2020. Pelaku merusak fasilitas dan juga beberapa unit kendaraan. Bahkan melakukan penganiayaan terhadap dua polisi.

" Malam tadi sekitar jam 1 lewat lah yah, hampir jam 2 itu ada sekelompok orang tak dikenal datang melakukan penyerangan, perusakan di Polsek Ciracas kurang lebih sekitar 100 orang menurut keterangan saksi yang ada," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dikutip dari Merdeka.com.

Sekitar 100 orang yang tidak dikenal itu juga merusak mobil milik Wakapolsek Ciracas. Kemudian merusak ada dua kendaraan, dipecah kacanya, satu bus, satu mobil dinas.

 

4 dari 5 halaman

Makin Beringas

" Lalu membakar dua mobil, satu mobil patroli, satu mobil Wakapolsek, terus merusak kaca lah kaca Polsek ini," kata Yusri.

Usai merusak, para pelaku ini meninggalkan lokasi. Saat di jalan, mereka bertemu polisi yang tengah patroli. Orang tidak dikenal itu kemudian melakukan penganiayaan.

" Saat di jalanan berpapasan dengan ada anggota lagi patroli, Sabhara sama Pam Obvit, kemudian dianiaya. Sekarang ini anggota tersebut dirawat di rumah sakit," imbuhnya.

5 dari 5 halaman

Rekaman CCTV

Terkait kejadian ini, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mendatangi lokasi.

Kapolda Nana Sudjana mengatakan perusakan dilakukan oleh massa yang berjumlah kurang lebih 100 orang. Massa yang sebelumnya melakukan penganiayaan terhadap masyarakat selanjutnya mendatangi Polsek Ciracas.

Polisi saat ini sedang melakukan olah tempat kejadian perkara. Selain itu, pihak kepolisian juga sudah mengantongi rekaman CCTV di sepanjang jalan yang dilalui oleh massa tersebut.

(Sumber: Merdeka.com)

Beri Komentar