Warga di Malang Lepas Paksa APD Tenaga Kesehatan, Ini Sebabnya

Reporter : Cynthia Amanda Male
Minggu, 30 Agustus 2020 14:45
Warga di Malang Lepas Paksa APD Tenaga Kesehatan, Ini Sebabnya
Keluarga tidak percaya kerabatnya terkena virus Covid-19.

Dream - Kasus pengambilan paksa jenazah Covid-19 kembali terjadi. Kali ini berlangsung di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Salah satu keluarga di Malang tidak setuju dengan protokol pemakaman jenazah Covid-19. Mereka tidak terima dengan pernyataan pihak rumah sakit yang menetapkan anggota keluarganya meninggal dalam keadaan positif Covid-19.

Mereka pun kesal dengan pemakaman yang dilakukan petugas Covid-19. Akhirnya bersama sejumlah warga mereka menyabotase dan memakamkan sendiri jenazah keluarganya.

Bahkan karena kesalnya, salah satu orang berusaha melepas APD seorang petugas dan memakamkan sendiri. Melalui video yang diunggah akun @energisolo, ada seorang yang berseragam TNI menyaksikan aksi tersebut di pemakaman.

1 dari 3 halaman

Jenazah diduga negatif Covid-19 sebelum meninggal

Pemakaman Jenazah Covid-19

Belum diketahui pasti penyebab aksi tersebut. Tetapi, keluarga korban diduga tidak percaya kerabatnya divonis positif Covid-19.

" Sejak dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Malang, sebelum meninggal keluarganya itu dinyatakan negatif corona. Namun, entah mengapa, ketika telah meninggal kemudian malah divonis positif," tulis akun tersebut.


2 dari 3 halaman

Ramai di Media Sosial

Kemudian, keluarga menduga pihak rumah sakit hanya mengada-ada hasil tes corona terhadap pasien yang berujung dengan aksi tersebut.

Melihat kejadian tersebut, warganet justru mendukung aksi tersebut dan memihak pada keluarga jenazah Covid-19.

" Setelah gw baca beritanya gw justru memihak ke warganya.....," komentar @riefqi_aryadi.

" Kadang pihak rs jg nakal.. jd kepercayaan masyarakat hilang," kata @kh_neescha.

" Saya cinta minoritas pelawan covid dg garis keras #jrxsid," tutur @rangga_4607.

" Alhamdulillah makin banyak warga yg udah sadar," ujar @zidaneghibrn_.

3 dari 3 halaman

Ini Videonya

      Lihat postingan ini di Instagram    

Aksi Warga Lepas Paksa APD Petugas, Lalu Kubur Sendiri Jenazah Pasien covid-19 . Sekelompok warga menolak jenazah keluarganya sebagai pasien covid-19 dimakamkan secara protokol kesehatan. Kali ini, kejadian tersebut terjadi di Malang. Para warga terlihat menguburkan sendiri jenazah yang divonis terpapar virus corona, Kamis (27/8) . Video itu memperlihatkan sekelompok warga melepas paksa APD petugas dan menguburkan jenazah pasien COVID-19. Dalam video terlihat aksi dari warga yang melepas paksa pakaian APD seorang petugas. Mulai dari masker, kaca mata, hingga baju yang dikenakan oleh petugas dilepas paksa oleh seorang warga yang memakai kaus warna abu-abu . Selain itu, sekelompok warga juga memakamkan jenazah pasien corona tanpa menggunakan APD alias tidak sesuai protokol kesehatan. Di satu sisi, sepintas terlihat juga seseorang berseragam TNI di sana yang menyaksikan penguburan jenazah pasien COVID-19 . Belum diketahui pasti alasan warga setempat bersikeras menguburkan sendiri jenazah tersebut hingga melepas paksa pakaian APD seorang petugas. Namun, menurut kabar yang beredar, pihak keluarga disebut tidak percaya keluarganya divonis covid-19 . Pasalnya, sejak dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Malang, sebelum meninggal keluarganya itu dinyatakan negatif corona. Namun, entah mengapa, ketika telah meninggal kemudian malah divonis positif . Oleh karena itu, pihak keluarga hingga warga dikabarkan marah karena pihak rumah sakit dianggap mengada-ada hasil tes. Hingga akhirnya mereka melampiaskan amarah dengan melepas paksa pakaian APD seorang petugas dan memakamkan sendiri jenazah pasien corona.

Sebuah kiriman dibagikan oleh infocegatansolo (@energisolo) pada

Beri Komentar