Dream – Seminggu sebelum memutilasi sang anak, M diketahui sering murung. Dia kerap terlihat diam dan merasa ketakutan.
“ Dalam seminggu sebelum kejadian ini, M terlihat depresi, sering diam dan seperti ada kelainan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono, di Jakarta, Senin 3 Oktober 2016.
Menurut Awi, istri Aipsu DS ini pernah mengatakan perkataan aneh kepada sang suami. “ M juga pernah menyampaikan ke suaminya 'Kamu tidak takut sama saya?',” ujar Awi, menirukan perkataan M.
Awi menambahkan, M merupakan istri ke dua DS. Sebelumnya, DS bercerai dengan istri pertamanya. “ M itu istri ke dua, sebelumnya sudah cerai, bukan istrinya dua loh ya,” ucap Awi.
Polisi, kata Awi, belum mendapat keterangan terkait masalah rumah tangga yang memicu pembunuhan itu. Saat ini polisi baru memulai penyelidikan, sehingga belum memastikan motif dari kasus ini.
“ Kalau soal cekcok di rumah tangga belum kita dalami,” ungkap Awi.
© Dream
Warga Jalan Jaya 24 RT 04 RW 10 Cengkareng Barat, Jakarta Barat, sangat kaget dengan mutilasi ini. Warga mengaku mendengar teriakan Aiptu DS saat menemukan jasad anaknya yang baru berusia 1 tahun pada Minggu malam itu.
Ketua RT 04, Suyadi, mengaku juga mendengar teriakan tersebut. Dia bersama warga bergegas menuju kediaman DS untuk mengetahui apa yang terjadi.
Setelah tiba di rumah DS, Suyadi dan sejumlah warga dibuat kaget lantaran melihat potongan tubuh manusia. Sebagian ditempatkan di atas piring.
" Pas saya masuk, saya lihat ada potongan tubuh di atas piring," kata Suyadi. Suyadi mengatakan, kondisi korban saat itu sangat mengenaskan.