Kisah Cinta Sejati di Balik Jantung Suami yang Sempat Berhenti 7 Menit

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 2 Oktober 2019 14:01
Kisah Cinta Sejati di Balik Jantung Suami yang Sempat Berhenti 7 Menit
Nor Diana tak bisa membayangkan peristiswa tujuh menit yang membekas sepanjang hidupnya.

Dream - Nor Diana Liza Hashim, 35 tahun, asal Batu Pahat, Johor, Malaysia, mengajarkan kepada banyak orang tentang makna kesetiaan. Kisahnya sukses membuat orang terharu.

Sang suami, Radin Abu Bakar, 38 tahun, hanya bisa tergolek di tempat tidur dan tidak bisa bergerak sejak 2017. Bahkan kondisinya sempat terlantar.

Rodin menderita radang paru-paru sejak usia 14 tahun. Kondisinya semakin parah setahun belakangan.

Suatu hari, Nor mengatakan peristiwa menakutkan terjadi pada sang suami. Jantung Radin sempat berhenti selama 7 menit, syarafnya tidak bisa berfungsi.

" Dokter memang tidak memberikan harapan apapun dan mereka hanya meminta pemeriksaan rutin dilanjutkan saja," ujar Nor, dikutip dari mstar.com.my.

 

1 dari 5 halaman

Peristiwa Mengkhawatirkan

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran yang besar pada diri Nor. Wanita ini akhirnya memutuskan berhenti bekerja agar sepenuhnya bisa merawat suami.

" Peristiwa itu yang paling membuat saya takut. Tetapi saya coba merawatnya sebaik mungkin," kata Nor.

Setiap hari Nor mengajak suaminya mengobrol. Meski dia sadar sang suami tidak bisa memberikan respon apapun.

Kisah haru

" Memang sedih menghadapi ini, tetapi saya tetap harus hadapi kenyataan ini dengan baik dan tetap berharap suami mengalami perubahan positif," kata dia.

Nor mengakui hidupnya memang terasa agak sulit setelah suaminya sakit dan dia berhenti bekerja. Namun dia tidak punya pilihan lain.

" Tidak ada yang bisa menjaga dua anak saya umur sembilan dan 11 tahun, sekaligus saya perlu memantau kondisi suami yang harus diberi susu khusus setiap empat jam sekali," tutur Nor.

2 dari 5 halaman

Sempat Galang Donasi Lewat Facebook

Wanita itu mengatakan sempat menggalang donasi lewat Facebook karena dana sumbangan JKM terlambat diterima. Dia mengaku malu meminta donasi.

" Memang saya malu meminta, seolah-olah peminta sedekah, tetapi keadaan sangat mendesak untuk membeli kebutuhan suami," terang dia.

Kisah haru

Nor sangat berharap suaminya bisa sembuh. Dia kangen pada suaminya yang suka bergurau dan sering membantu orang lain.

" Saya paling kangen gurauannya namun semua itu sudah tidak terdengar lagi sekarang. Saat itulah yang paling saya rindukan, meski begitu, saya tahu Radin orang yang kuat dan mampu bertahan," ucap Nor.

(Sah, Sumber: mstar.com.my)

3 dari 5 halaman

Tragedi yang Hilangkan Kebiasaan Buruk Suami

Dream - Sebuah kejadian pada pertengahan September lima tahun yang lalu, mampu mengubah kebiasaan buruk suami. Kebiasaan begadang sampai pagi dengan teman-teman.

Saat masih bujang, pria Malaysia bernama Mohamad Faizal Saedon ini, sering menghabiskan waktu bersama teman-teman hingga menjelang Subuh.

Pria 36 tahun itu mengatakan, kebiasaan buruk itu berlangsung selama lima tahun setelah menikah. Namun berubah sekejap ketika istrinya hamil anak ketiga pada tahun 2014.

Hampir setiap hari Faizal menghabiskan waktu 'nongkrong' atau bekerja dengan teman-temannya, terkadang sampai jam 3 atau 4 pagi.

Tetapi sebelum begadang, dia biasanya akan membawa istri dan anak-anaknya keluar jalan-jalan atau makan malam bersama.

Setelah itu dia kembali ke tempat kerja untuk bertemu dengan teman-temannya. Warga asli Kota Bharu, Kelantan, itu mengaku tidak punya masalah dengan pernikahannya. Karena istrinya kebetulan tipe wanita yang penyabar dan penuh pengertian.

" Istri saya tidak pernah mengeluh atau menggerutu setiap saya pergi keluar malam, karena dia tahu kadang-kadang itu adalah urusan kerja," katanya.

4 dari 5 halaman

Tiba-tiba Hati Merasa Tidak Tenang

Pada hari kejadian, seorang teman dekat dari Putrajaya datang menemui Faizal di Kota Bharu pada pukul 10 malam. Kalau ikut kata hati, obrolan dengan temannya itu bisa sampai jam 4 pagi.

Namun, hati Faizal merasa tidak tenang. Tiba-tiba dia ingin pulang lebih awal sekitar pukul 1.30 pagi.

" Tetapi saya tiba-tiba ingin pulang lebih awal. Saya tidak tahu bagaimana menggambarkannya," katanya.

Ketika akhirnya pulang jam 2.15 pagi, Faizal sangat kaget. Jendela dan pintu pagar rumahnya terbuka lebar.

5 dari 5 halaman

Rumah Dibobol Maling

Begitu masuk ke dalam ruang tamu, Faizal melihat isi tas istrinya berhamburan di lantai.

Awalnya dia mengira anak-anaknya yang masih kecil bermain tas ibunya. Namun saat masuk kamar, Faizal sangat terkejut.

Semua barang perhiasan, laptop, uang tunai dan ponsel lenyap. Rupanya rumahnya sudah dibobol maling.

" Saya menangis karena memikirkan anak-anak dan istri yang tengah hamil delapan bulan," katanya.

Namun Faizal bersyukur, istri dan anak-anaknya tertidur pulas malam itu. Bayangkan jika mereka terbangun saat si maling tengah beraksi.

" Jika dia bangun pada saat itu, pencuri itu akan panik dan akan melakukan hal yang akan membahayakan nyawa istri dan anak-anak saya," kata Faizal.

Setelah kejadian rumahnya dibobol maling, Faizal mengaku sudah taubat. Pria yang sekarang jadi ayah bagi empat anak itu bilang tidak lagi keluar malam.

Dia akan menghabiskan lebih banyak waktu di rumah dan sekiranya harus bekerja sampai malam, dia berusaha pulang lebih awal.

Istrinya akhirnya mengungkapkan perasaannya, meski lebih banyak diam, selama ini dia selalu merasa tidak aman ketika Faizal keluar larut malam.

" Saya jadi merasa salah dan seperti orang yang tidak berguna sebagai suami sekaligus ayah. Untuk para suami di luar sana, cintai keluarga Anda. Mengejar uang atau harta bukanlah segalanya karena keluarga adalah hal yang paling berharga dalam kehidupan pernikahan," pungkas Faizal.

(ism, Sumber: MStar.com)

Beri Komentar