Jenderal Moeldoko Bagikan 55 Ribu Jam Tangan ke Prajurit TNI

Reporter : Eko Huda S
Rabu, 20 Mei 2015 20:02
Jenderal Moeldoko Bagikan 55 Ribu Jam Tangan ke Prajurit TNI
Tahun lalu, media Singapura menyorot Moeldoko soal jam tangannya. Media asing itu menulis harga jam tangan Moeldoko Rp 1 miliar. Namun dia membantah.

Dream - Panglima TNI, Jenderal Moeldoko, membagi-bagikan jam tangan kepada para prajurit. Tak main-main, jumlah jam tangan yang dibagikan oleh jenderal yang akan memasuki masa pensiun itu berjulah 55 ribu.

" Saya telah membuatkan jam tangan untuk Prajurit, Danramil dan Babinsa, serta Satgas Pamtas (Pengamanan Perbatasan) untuk pos-pos terluar. Ada 55 ribu unit yang akan saya bagikan, dan cukup banyak juga untuk kalian," kata Moeldoko sebagaimana dikutip Dream dari laman tni.mil.id, Rabu 20 Mei 2015.

Pernyataan itu disampaikan di hadapan 460 prajurit TNI di Markas Korem 043/Garuda Hitam Lampung pada Selasa 19 Mei kemarin. Moeldoko juga membagikan jam-jam tangan itu kepada prajurit yang hadir dalam pengarahan itu. Dan para prajurit pun langsung disambut antusias serta tepuk tangan yang meriah.

Moeldoko berharap, anggota TNI menjadi lebih semangat bekerja dan melayani masyarakat. Dia berharap jam tangan yang diberikan ini bermanfaat untuk anggota TNI. " Jam tangan yang telah saya berikan, jangan dijual ya," pesan Moeldoko.

Dalam kesempatan itu, Moeldoko juga menyinggung kenaikan remunerasi untuk prajurit TNI, yakni dari 37 persen menjadi 56 persen. Oleh karena itu, dia berpesan kepada seluruh prajurit agar meningkatkan kinerja.

" Dalam bekerja agar menghindarkan dan menghilangkan ego sektoral masing-masing, dan tidak perlu memelihara ego sektoral karena akan menimbulkan kerapuhan antar satuan," ujar Moeldoko.

Soal jam tangan, Jenderal Moeldoko pernah disorot oleh media Singapura. Dalam sebuah artikel ditulis bahwa jam tangan yang dipakai oleh Moeldoko berharga Rp 1 miliar. Namun Moeldoko membantah dan mengaku membeli jam tangan dengan harga Rp 5 juta. (Ism)  Baca Juga: Meski Berusia Lanjut, Guru Maman Tak Ingin Berhenti Mengajar Keikhlasan Guru Maman, Berstatus Honorer Selama 38 Tahun Terungkap, Cara Mengerikan Kim Jong-un Eksekusi Hukum Mati Selfie Saat Wisuda, Mahasiswa Malaysia Batal Lulus Menag: Sejauh Tajwidnya Baik, Tidak Menjadi Masalah Alasan Pembeli Rumah Sekaligus Calon Suami Bohongi Winalia Winalia Dibohongi, Pembeli Rumahnya Masih Beristri Kapal Pesiar 3.500 Penumpang Kandas di Segitiga Bermuda

Beri Komentar