Jokowi: Hati-Hati, Eropa Sudah Muncul Gelombang ke Dua Covid-19

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 3 November 2020 09:00
Jokowi: Hati-Hati, Eropa Sudah Muncul Gelombang ke Dua Covid-19
Jokowi tidak ingin kasus Eropa terjadi di Indonesia.

Dream - Presiden Joko Widodo mengingatkan seluruh menteri untuk berhati-hati terhadap kasus Covid-19. Sebisa mungkin Indonesia tidak mengalami lonjakan kasus, mengingat Eropa saat ini mengalami gelombang ke dua Covid-19.

" Saya ingin menekankan sekali lagi hati-hati karena di Eropa sudah muncul gelombang kedua yang naiknya sangat drastis sekali," ujar Jokowi, disiarkan channel YouTube Sekretariat Presiden.

Kasus Covid-19 di Indonesia dalam beberapa hari terakhir menunjukkan penurunan. Jokowi meminta para menteri tidak teledor dan tetap waspada.

" Jangan kita kehilangan kewaspadaan sehingga kejadian itu terjadi di negara kita," kata Jokowi.

 

 

 

1 dari 4 halaman

Kasus di Eropa

Kasus Covid-19 di sejumlah negara di Eropa melonjak cukup tinggi. Seperti di Prancis yang terpaksa menerapkan kembali lockdown nasional akibat kasus baru mencapai 1 juta.

Demikian pula di beberapa negara lain. Seperti Italia, Inggris, Jerman, Spanyol yang kasus baru hariannya meningkat tajam.

" Ini agar menjadi perhatian kita semuanya dan kehati-hatian kita semuanya," ucap dia.

 

2 dari 4 halaman

Ingin Angka Aktif Terus Ditekan

Jokowi bersyukur kasus aktif Covid-19 di Indonesia berada di bawah rata-rata dunia. Namun begitu, Jokowi meminta kasus yang ada dapat terus ditekan.

Data per 2 November, kasus aktif di Indonesia sebesar 13,4 persen. Sedangkan data global sekitar 25,2 persen.

" Ini yang terus harus ditekan," kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan agar para menteri menjaga keseimbangan dalam penanganan dampak Covid-19. Baik dari segi kesehatan maupun ekonomi.

" Ini yang saya kira sudah berpuluh-puluh kali saya sampaikan tapi perlu sekali lagi ini saya tekankan," ucap dia.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

3 dari 4 halaman

Ketua Satgas Puji Sebagai Prestasi, Ini Penyebab Kasus Aktif Covid-19 Turun

Dream - Kasus Covid-19 di Indonesia sepanjang sebulan terakhir menunjukkan pergerakan menggembirakan. Kasus pasien aktif dilaporkan menurun sebesar 7,32 persen.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, mengatakan jumlah kasus aktif di awal Oktober tercatat sebanyak 21,1 persen dari kasus terkonfirmasi. Sedaangkan saat ini kasus aktif tercatat sebanyak 13,7 persen.

" Suatu prestasi yang luar biasa menurut saya," ujar Doni saat pembukaan Rakornas KPI 2020 secara virtual.

Doni memaparkan kasus aktif yang saat ini menjalani perawatan atau isolasi kini tercatat sebanyak 56.899 kasus. Di awal Oktober, jumlah kasus aktif dalam perawatan sebanyak 61.839 kasus.

4 dari 4 halaman

Tenaga Kesehatan Makin Terampil

Penurunan ini, kata Doni, terjadi berkat kerja keras para tenaga kesehatan dalam merawat pasien. Khususnya perawatan pasien Covid-19 bergejala ringan.

" Dokter kita semakin terampil, semakin terlatih, dan pengetahuannya semakin baik," kata Doni.

Doni menerangkan dari data yang dia terima, kasus Covid-19 bergejala ringan bisa sembuh 100 persen dengan 0 persen kematian. Tetapi begitu masuk fase sedang berujung kematian, persentasenya sebesar 2,6 persen.

" Pasien Covid-19 dengan fase berat mencapai 6 sampai 7 persen (kematian) dan fase kritis mencapai 67 persen," kata dia.

Doni pun mengajak semua pihak, juga pimpinan rumah sakit, untuk melakukan penanganan awal sedini mungkin. Dengan begitu, kasus Covid-19 bisa ditekan.


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

 

Beri Komentar