Aiptu Parsono, Polisi Rajin Sedekah (Liputan6.com/Muhamad Ridlo)
Dream - Bagi masyarakat Kecamatan Pejagoan, Kebumen, Jawa Tengah, nama Parsono tidaklah asing. Polisi berpangkat Aiptu ini cukup terkenal karena kebiasaannya yang mulia, tak putus dalam bersedekah.
Kebiasaan tersebut dimiliki Parsono semata agar tak lupa pada pesan orangtuanya. Berbagi rezeki kepada sesama yang membutuhkan.
Dikutip dari Liputan6.com, setiap hari Parsono meluangkan waktu di sela jam kerjanya untuk mengunjungi mereka yang membutuhkan. Tangan anggota Kanit Binmas Polsek Pejagoan ini tak pernah kosong dari bahan bantuan baik sembako maupun uang tunai.
Seperti tatkala ia pergi ke gubuk reyot milik Bera, 60 tahun, warga miskin di Desa Kedawung usai bertugas mengatur lalu lintas.
Dia bawakan hadiah berupa bahan pangan dan sedikit uang tunai. Polisi tersebut berharap kondisi Bera dapat sedikit ringan.
" Enggak seberapa sih (jumlahnya). Namun kebiasaan ini sudah saya lakukan bertahun-tahun kepada orang yang membutuhkan. Bantuan ini murni dari penghasilan saya, karena saya ingin berbagi," kata Parsono.
Tak ada keraguan dalam benak Parsono untuk mengeluarkan sebagian harta. Dalam hatinya ada keyakinan yang sudah tertanam sejak masih muda, sedekah tidak akan membuat orang menjadi susah.
Keyakinan itu dibuktikan sendiri oleh Parsono. Meski penghasilannya sebagai polisi tidaklah besar, dia bisa memberikan pendidikan bagi anak-anaknya hingga tingkat Perguruan Tinggi.
Anak pertama Parsono menempuh jenjang Magister atau S-2 dan menjadi pengajar di UIN Walisongo, Semarang. Anak keduanya sekarang menempuh jenjang Sarjana atau S-1 di Universitas Gadjah Mada, sedangkan si bungsu duduk di kelas 5 Sekolah Dasar.
" Kami yakin, pendapatan kami berdua (istri) bisa untuk menyekolahkan anak dan berbagi. Istri saya bekerja sebagai guru SD," ucap Parsono.
Di lingkungan tempat kerjanya, Parsono dikenal sangat religius. Selain menjalankan tugas sebagai Polisi, Parsono tercatat sebaagai takmir atau pengurus masjid di Desa Tanggerang, Kecamatan Sruweng, kampung tempat tinggalnya.
Kebiasaan mulia tersebut berbuah manis. Parsono mendapat penghargaan Kapolres Kebumen, AKBP Robert Pardede.
Penghargaan tersebut diserakan oleh Wakapolres Kebumen, Kompol Prayudha Widiatmoko dalam apel yang digelar di Mapolres Kebumen. Parsono tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya mendapatkan penghargaan tersebut.
" Kami sangat berterima kasih sekali kepada Bapak Kapolres serta institusi, karena apa yang saya lakukan ini mendapat apresiasi. Karena, bagi saya bersedekah itu hal biasa. Dan merupakan anjuran agama untuk menyisihkan penghasilan kita untuk orang yang kurang mampu," ucap Parsono.
(ism, Sumber: Liputan6.com/Muhamad Ridlo.)
Advertisement
Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Mengenal Gini Index: Angka untuk Menghitung Ketimpangan Pendapatan

Tembus 21 Juta Views, “Kasih Aba-Aba 2.0” Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok untuk Sambut Shopee 9.9
