(Foto: Womansday)
Dream - Steven Simoff. Dialah lelaki yang membuktikan cinta luar biasa kepada sang istri, Renee. Pria 61 tahun itu rela berjalan kaki ke tempat kerja untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.
Saban hari, Simof berangkat ke tempat kerja, yang jaraknya 35 mil atau 56 kilometer, dengan berjalan kaki. Jika dihitung dengan perjalanan pulang, maka jarak yang harus ditempuh menjadi 112 kilometer. Luar Biasa.
Namun kadang, orang-orang berhenti di Jalan Raya Interstate 35 untuk menjemputnya, dan menumpang di mobil rekannya. Tapi Simoff lebih sering berjalan kaki mengandalkan sepasang sepatu yang harus diganti setiap dua bulan sekali.
Simof bekerja sebagai petugas kebersihan malam di Lekeside Casino di Osceola, Iowa, Amerika Serikat. Penghasilannya sekitar US$9.07 perjam atau setara Rp 121 ribu.
Simoff bisa memulai shiff kerjanya sejak pukul 11 malam hingga berakhir pukul 03.30 pagi. Saat ini, dia dianggap sebagai pahlawan oleh cucu dan istrinya. Baginya, demi keluarga apapun akan dilakukan.
Sementara sang istri, menderita stroke sembilan tahun lalu. Pada tahun 2010, dia juga mengalami beberapa serangan jantung di hari yang sama dan membutuhkan operasi bypass jantung.
Pasangan renta ini juga tinggal bersama cucu angkat mereka, Steven. Kondisi keuangan yang mepet membuat mereka tidak mampu pindah ke tempat yang lebih dekat. Mereka tidak kuat membayar uang sewa melibihi US$400 perbulan, seperti harga rumah sewaan mereka saat ini.
"Jika saya tidak bekerja, maka tagihan tidak akan akan terbayar. Selama dua kaki saya sehat dan kesehatan saya juga bagus, tidak akan ada yang berubah," tutur Simoff dikutip dari Womansday.
Kisah mengharukan ini menjadi bukti pentingnya keluarga bagi kita semua. Sedikit perhatian kecil, kadang sangat berarti untuk orang yang kita sayangi.
Seperti kisah kehidupan Tantri yang harus tinggal di kos-kosan dan mendapati cerita baru dalam hidupnya. Simak pengalaman mengharukan gadis berhijab itu dalam video di bawah ini.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global