Ilustrasi (merdeka.com)
Dream - Kondisi para mahasiswa yang selamat dari tragedi tenggelamnya KM Orange di Lebak, Banten, berangsur membaik. Mereka sempat menjalani perawatan di puskesmas terdekat.
" Alhamdulillah semua sudah kembali pulih," ujar Humas Institut Pertanian Bogor (IPB), Yatri, kepada Dream melalui WhatsApp, Jumat 20 Juli 2018.
Menurut Yatri, hanya ada satu mahasiswa yang perlu mendapatkan perawatan medis lebih intensif. Mahasiswa itu harus mendapat infus saat menjalani perawatan dan hari ini akan dipindahkan ke rumah sakit.
" Mohon doanya," ucap dia.
KM Orange tenggelam saat mengangkut mahasiswa Indonesia dan asing serta beberapa dosen pada Kamis 19 Juli 2018 sekitar pukul 14.10 WIB. Rombongan sivitas akademika itu hendak kembali ke Bogor usai menjalani kegiatan 28th Field Course, Conservation Biology and Global Health di Pulau Tinjil sejak 30 Juni 2018.
Diduga, kapal tenggelam karena hantaman ombak tinggi. Dua orang dinyatakan meninggal dalam insiden tersebut.
Para korban yang meninggal adalah staf bantuan dapur, Atiah, 50 tahun, dan Emah, 55 tahun. Keduanya merupakan warga asli Muara Binaungeun, Kampung Jati, Wanasalam, Lebak yang menjadi lokasi tenggelamnya kapal.
(Sah)
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya