Dulu Pemain Sinetron GGS, Rendy Meidiyanto Kini Jadi Perwira TNI AL

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 16 Maret 2021 09:01
Dulu Pemain Sinetron GGS, Rendy Meidiyanto Kini Jadi Perwira TNI AL
Rendy rupanya memutuskan untuk hengkang dari dunia hiburan dan beralih profesi menjadi seorang perwira TNI Angkatan Laut (AL).

Dream - Bagi sebagaian orang, mungkin sudah tidak asing lagi dengan sosok Rendy Meidiyanto. Ia mulai dikenal oleh masyarakat luas ketika turut membintangi sinetron Ganteng Ganteng Serigala (GGS) bersama Aliando Syarief.

Setelah sinetron tersebut berakhir, Rendy memutuskan beralih haluan dari dunia hiburan. Pelabuhan pertamanya adalah menjadi seorang perwira TNI Angkatan Laut (AL).

Rendy memutuskan untuk mendaftar sebagai Perwira Prajurit Karier Khusus untuk TNI AL pada tahun 2014 silam. Setelah menjalani pendidikan kurang lebih 7 bulan, Rendy diikukuhkan sebagai perwira TNI AL dengan pangkat Letnan Dua pada tahun 2015.

Tak puas dengan pendidikan tersebut, Letda Rendy kembali mengikuti pendidikan lanjutan di Kodikal TNI AL Surabaya. Hingga akhirnya, ia menjalani penugasan di Dinas Penerangan TNI AL di Jakarta, pada tahun 2016.

Menjadi seorang perwira Angkatan Laut (AL), Rendy memiliki pangkat sebagai Lettu atau Letnan satu. Dalam TNI, Letnan satu adalah pangkat dalam jenjang perwira pertama di Indonesia.

1 dari 6 halaman

Ditugaskan di Kapal Perang

Dalam sebuah video yang dibagikan oleh kanal Youtube KOMENG Info, komedian Komeng terlihat mengunjungi salah satu markas Komando Lintas Laut Militer. Dalam video yang dibagikan, Komeng dan rekannya nampak melhat-lihat kapal KRI Banda Aceh milik TNI.

Rendy dan Komeng© YouTube KOMENG Info

Dalam video tersebut, Komeng juga berkesempatan untuk bertemu dan berbincang langsung dengan Lettu Rendy Meidiyanto saat bertugas sebagai prajurit TNI Angkatan Laut.

" Dulu di Ganteng-Ganteng Serigala kenapa sekarang nongolnya di kapal. Jadi sekarang udah enggak syuting lagi dia sudah mengabdi kepada negara," kata Komeng saat bertemu Rendy.

2 dari 6 halaman

Ajak Komeng Keliling Kapal

Dalam video yang dibagikan, Rendy nampak ikut menemani Komeng untuk berkeliling dan melihat bagian kapal KRI Banda Aceh.

Lettu Rendy dan Komeng© YouTube KOMENG Info

Terlihat, saat Rendy menunjukkan ruang kemudi kapal kepada Komeng bersama beberapa prajurit TNI lain.

3 dari 6 halaman

Kursi 'Sakti' di Kapal Perang TNI AL, Panglima TNI dan KSAL Tak Boleh Duduk

Dream - TNI Angkatan Laut memiliki beberapa kapal untuk membantu mengamankan perairan negara, mulai dari kapal fregat, kapal cepat, hingga kapal perang.

Kapal-kapal tersebut terselip kisah menarik, salah satunya di dalam kapal perang KRI Banda Aceh 593. Kisah unik ini diungkap oleh komedian Komeng lewat akun YouTube KOMENG Info.

" Kalau mau makan, Komandan di sini," ungkap Kadispen Komando Lintas Laut Militer, Letkol Laut (P) Widyo Sasongko.

" Oh ini," kata Komeng seraya menunjuk kursi 'sakti'.

" Jadi kita pamali kalau duduk sini, karena ini buat Komandan nya," tambah Widyo Sasongko.

4 dari 6 halaman

Pangkat Panglima Tidak Berpengaruh

Bahkan, seseorang yang memiliki jabatan Panglima pun juga tidak boleh duduk di kursi tersebut. Panglima nantinya akan duduk di sisi kiri kursi 'sakti' itu.

" Walaupun Panglima datang, Panglima duduk di sini (samping kursi 'sakti'). Komandan tetap di sini," jelas Widyo.

" Oh gitu Pak ya?," tanya Komeng.

" Karena otoritas penuh Komandan itu di kapan ini," jawab Widyo.

5 dari 6 halaman

Kasal Duduk Disampingnya

Tak hanya Panglima, KSAL pun juga diperlakukan sama. Baik KSAL atau jajaran tinggi lainnya akan duduk di sisi kursi Komando. Tidak boleh diganggu gugat.

" Walaupun Kasal datang atau ini, tetap Komandan di sini, saya yang akan di situ," lanjutnya.

" Sudah enggak bisa diganggu gugat ya Pak ya?," tanya Komeng.

" Enggak bisa diganggu gugat, enggak boleh," jawab Widyo.

Namun sayangnya, dalam video tersebut tidak dijelaskan alasan mengapa tidak ada yang boleh menduduki kursi sakti itu.

6 dari 6 halaman

Videonya

Berikut video Komeng melihat isi kapal perang TNI AL:

 

Beri Komentar